Malang (beritajatim.com) – Polres (Kepolisian Resor) Malang menggelar Operasi Patuh Semeru 2023 untuk mencegah tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Operasi yang telah berjalan lima hari ini fokus pada edukasi, penyuluhan, dan teguran kepada pengendara.
Kasatlantas Polres Malang AKP Agnis Juwita mengatakan, operasi yang terpusat ini mengedepankan pendekatan humanis atau preventif. Melalui Kamseltibcar lantas, kepolisian memberikan teguran dan imbauan kepada masyarakat.
Untuk pengendara yang kedapatan tidak melengkapi kelengkapan kendaraannya, Satlantas Polres Malang masih memberikan teguran dan memberikan stiker imbauan sebagai upaya preventif.
Hal ini dilakukan dengan harapan pengendara motor di wilayah Kabupaten Malang, semakin menyadari pentingnya menggunakan kelengkapan saat berkendara terutama helm saat mengemudikan kendaraan roda dua.
“Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang sering kali berakibat fatal,” tegas Agnis.

Operasi Patuh Semeru 2023 ini, lanjut Agnis, mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang menyambut baik upaya pihak kepolisian dalam meningkatkan kesadaran penggunaan helm.
BACA JUGA:
Polres Malang Punya Satpas 4.0 Prototipe Standar Nasional
Beberapa pengendara yang telah menerima teguran dan stiker atau pamflet imbauan, mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada Satlantas Polres Malang.
Kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan operasi serupa dan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi guna menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas yang lebih baik di wilayah Kabupaten Malang.
“Harapannya melalui operasi ini, kesadaran masyarakat bisa meningkat serta mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” Agnis mengakhiri. [yog/beq]






