Bojonegoro (beritajatim.com) – Polres Bojonegoro tak ingin kecolongan dalam laga play off (degradasi) Liga 2 Pegadaian antara Persibo Bojonegoro melawan Gresik United di Stadion Letjend H Soedirman Bojonegoro, Jumat (21/2/2025) kick off sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto dalam pengamanan laga tersebut mengerahkan lebih dari 600 personil. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polres samping yakni Polres Lamongan dan Polres Tuban untuk melakukan penyekatan di berbagai titik strategis.
“Langkah ini bertujuan mencegah kedatangan suporter Gresik United, sejalan dengan kebijakan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang masih melarang kehadiran suporter tandang,” ujar AKBP Mario.
Selain jalan utama, pengawasan juga diperketat di terminal dan stasiun guna mengantisipasi suporter yang menggunakan transportasi umum. AKBP Mario juga mengimbau suporter Gresik United agar menaati aturan dan mendukung tim dari rumah demi menjaga keamanan.
“Kerja sama semua pihak sangat penting demi menciptakan atmosfer sepak bola yang lebih baik dan menghindari bentrok atau kerusuhan antar supporter,” imbuhnya.
Selain di luar antisipasi kedatangan suporter tim tamu, pihaknya juga bekerja sama dengan pihak steward untuk memeriksa kartu identitas para suporter saat hendak masuk stadion dan penggeledahan terhadap suporter yang masuk ke stadion guna memastikan tidak ada yang membawa senjata tajam maupun minuman keras.
“Jika identitas menunjukkan berasal dari luar Kabupaten Bojonegoro, suporter tersebut tidak akan diizinkan masuk,” pungkas AKBP Mario. [lus/beq]






