Politik Pemerintahan

Pabrik Sampoerna Surabaya Berhenti Beroperasi Sampai 1 Juni

Pejabat Pemkot Surabaya M Fikser

Surabaya (beritajatim.com) – PT HM Sampoerna menutup untuk sementara operasional dari pabrik mereka yang berada di Rungkut-Surabaya. Hal itu diungkapkan oleh Kadiskominfo Kota Surabaya, M. Fikser pada hari Rabu (13/5/2020).

M. Fikser mengatakan keputusan PT HM Sampoerna Tbk untuk menutup sementara pabriknya di Rungkut 1 dan Rungkut 2 selama tiga minggu terhitung sejak 11 Mei 2020 merupakan langkah yang tepat.

“Jadi, mereka itu melaporkan ke kita jika pihak manajemen mereka memutuskan untuk menghentikan operasional pabrik mereka untuk sementara. Kalau tidak salah sampai 1 Juni ditutupnya,” ujar Fikser.

Selain untuk menekan laju penyebaran Covid-19, juga disebutkan Sampoerna bahwa melakukan penutupan sementara demi mendukung perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya hingga 25 Mei 2020.

Fikser mengatakan, saat situasi sudah kembali membaik dan normal nantinya, pabrik dapat beroperasi kembali mengingat banyaknya jumlah tenaga kerja yang menggantungkan hidupnya di perusahaan tersebut.

Sementara itu, pihak Sampoerna memastikan bahwa sekalipun karyawannya tidak bekerja selama kegiatan produksi dihentikan, perusahaan akan tetap membayar upah secara penuh dan menunaikan kewajiban perusahaan untuk memberikan tunjangan hari raya (THR).

Fikser mengatakan karyawan Sampoerna yang telah terdeteksi terpapar Covid-19 juga telah ditangani sesuai dengan protokol kesehatan. Semua pasien yang positif sudah ditangani di rumah sakit, dan keluarga pasien juga menjalani tes swab.

“Jadi, dulu awalnya kan rapid test, ketahuan yang reaktif lalu dilakukan swab test untuk keluarganya oleh pemerintah kota,” ujarnya. Keluarga pasien juga terus diperhatikan, salah satunya dengan pemberian dukungan berupa makanan sehat dan bergizi. [ifw/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar