Politik Pemerintahan

LaNyalla Center Umumkan 10 Pemenang Lomba Esai Nasional

LaNyalla universitas pasundan
Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti

Jakarta (beritajatim.com) – LaNyalla Center telah sukses mengadakan kompetisi esai dengan tema “Pentingnya Anggota DPR RI yang Bukan dari Partai Politik” kembali. Lomba ini telah diikuti oleh 191 peserta selama periode 7 Agustus 2023 hingga 27 Agustus 2023. Pada tahap awal, 121 peserta terpilih berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh panel juri, seperti keaslian karya, format penulisan, relevansi dengan tema, dan analisis yang tajam.

Setelah proses penjurian, akhirnya 25 esai terpilih dalam tahap akhir, dan dari 25 esai tersebut, 10 esai terbaik dipilih sebagai pemenang. Para pemenang akan menerima hadiah berupa uang, sertifikat, serta buku dari LaNyalla Center.

Ketua Panitia Lomba Esai, yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Ketua DPD RI, Sefdin Syaifudin, memberikan apresiasi atas kualitas karya tulis para peserta. Menurutnya, generasi muda, terutama mahasiswa, memahami pentingnya gagasan Ketua DPD RI mengenai keberadaan anggota DPR RI yang berasal dari perseorangan.

“Dari ratusan esai yang masuk, sebagian besar sepakat dengan gagasan Ketua DPD RI mengenai pentingnya anggota DPR RI yang berasal dari perseorangan. Beberapa negara, seperti 12 negara di Uni Eropa, bahkan baru-baru ini, Afrika Selatan, telah membuka peluang bagi anggota DPR dari unsur non-partai,” ungkapnya pada Sabtu (2/9/2023).

BACA JUGA:
LaNyalla: Pilpres Langsung Rusak Kohesi Bangsa

Sebagai yang telah diketahui, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti telah mengusulkan lima proposal kenegaraan untuk memperbaiki dan memperkuat sistem pemerintahan sesuai dengan visi para pendiri bangsa.

Dalam proposal kedua, LaNyalla berkeinginan agar anggota DPR RI juga dapat berasal dari peserta pemilu yang bukan anggota partai politik atau non-partisan. Hal ini akan menghasilkan DPR RI yang tidak hanya diisi oleh anggota partai politik, tetapi juga oleh anggota dari unsur perseorangan.

lomba menulis

Mereka akan dipilih dengan cara yang mirip dengan pemilihan anggota DPD RI saat ini. Dengan demikian, DPD tidak lagi diperlukan, dan peran Utusan Daerah dan Utusan Golongan di MPR sebagai lembaga tertinggi negara akan diperkuat.

Tujuan dari usulan ini adalah untuk memastikan bahwa pembentukan undang-undang antara DPR dan Presiden tidak didominasi oleh perwakilan kelompok politik saja.

BACA JUGA:
LaNyalla: Haluan Negara adalah Manifestasi Kehendak Rakyat

“Namun, juga akan diwakili secara lebih komprehensif oleh perwakilan rakyat. Sehingga, anggota DPD RI yang terpilih melalui Pemilu Legislatif akan menjadi anggota DPR yang mewakili perseorangan,” tambah LaNyalla.

Hal ini diperlukan karena tidak adil jika pembuatan undang-undang yang mengikat seluruh penduduk Indonesia, dan diikuti oleh seluruh aparatur negara hingga Presiden, hanya bergantung pada anggota DPR yang berasal dari partai politik, yang pada dasarnya mewakili kepentingan partai dan tunduk pada arahan ketua partai politik. [beq]


Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks



Apa Reaksi Anda?

Komentar