Jombang (beritajatim.com) – Tiga pejabat Pemprov Jatim diusulkan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk menjadi Pj (Penjabat) Bupati Jombang. Hal itu menyusul habisnya masa jabatan Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan Wabup Sumrambah pada 24 September 2024.
Mereka adalah Yanuar Rachmadi (Kepala Biro Umum Setdaprov Jatim), Ahmad Jazuli (Asisten Administrasi Umum Pemprov Jatim), serta Andik Fadjar Tjahjono (Sekretaris DPRD Provinsi Jatim). Tiga nama tersebut sudah disodorkan ke meja Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri).
Hal serupa juga dilakukan oleh DPRD Kabupaten Jombang. Karena berdasarkan Permendagri No 4 Tahun 2023 tentang Penjabat Gubernur, Penjabat Bupati, dan Penjabat Wali Kota. lembaga perwakilan rakyat ini juga punya wewenang mengusulkan tiga nama.
Tiga nama sudah disetor dua minggu lalu. Mereka adalah; Agus Purnomo (Sekdakab Jombang), Andik Fadjar Tjahjono (Sekretaris DPRD Provinsi Jatim), serta Ahmad Jazuli (Asisten Administrasi Umum Pemprov Jatim).
Praktis, ada dua pejabat yang sama-sama diusulkan ke Mendagri, baik oleh Gubernur Jatim maupun DPRD Jombang. Yakni, Andik Fadjar Tjahjono (Sekretaris DPRD Provinsi Jatim), serta Ahmad Jazuli (Asisten Administrasi Umum Pemprov Jatim).
BACA JUGA:
Soal Pj Bupati Jombang, Enam Nama Berebut Restu Mendagri
Ketua DPRD Jombang Masud Zuremi membenarkan bahwa pihaknya sudah menyorongkan tiga nama ke Mendagri. “Sudah dua minggu lalu kita kirim. Kami kirim tiga nama, kemudian Gubernur Jatim juga tiga. Kami hanya mengusulkan, terkait penetapan dan sebagainya adalah kewenangan Kemendagri,” ujar Mas’ud.
Asisten Administrasi Umum Pemprov Jatim Ahmad Jazuli membenarkan bahwa namanya masuk usulan tersebut. Namun Jazuli hanya menanggapi dingin terkait dirinya yang menjadi kandidat Pj Bupati Jombang. Dia hanya meminta doa agar diberi yang terbaik. “Doakan saja, semoga diberi yang terbaik oleh Allah,” ujarnya.
Bagi Pemkab Jombang, Ahmad Jazuli bukanlah orang baru. Dia pernah menduduki jabatan sebagai Sekdakab Jombang. Sekitar dua tahun, Jazuli menduduki jabatan mentereng tersebut. Dia dilantik pada Kamis (25/10/2018) di pendapa Pemkab Jombang.
Sebelum kemjabat Sekdakab Jombang, Ahmad Jazuli adalah Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mojokerto. Jazuli sekitar tiga tahun menjabat sebagai Sekdakab Jombang. Karena pada September 2021, Ahmad Jazuli dilantik sebagai Staf Ahli Gubernur Jatim Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
BACA JUGA:
DPRD Jombang Segera Kirim 3 Nama Calon Pj Bupati ke Kemendagri
Bagi Jazuli yang merupakan warga Mojokerto ini, Jombang adalah rumah kedua baginya. Betapa tidak. Jazuli menghabiskan masa mudanya dengan menuntut ilmu di Kota Santri. Jazuli menjadi santri PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Jombang selama kurang lebih 10 tahun.
Jazuli diasuh secara langsung oleh almarhum KH Mustain Romly. Bukan hanya itu, pria kelahiran 5 Juli 1965 juga menjadi mahasiswa Fakultas Hukum Undar (Universitas Darul Ulum) Jombang. “Saya menjadi santri darul Ulum Rejoso mulai 1976 hingga tahun 1987,” ujarnya, Minggu (20/8/2023).
Maka tidak heran, Jazuli masih sempat bertemu dan menimba ilmu secara langsung dari KH Mustain Romly. Saat menjadi Sekda Jombang, dalam pidato sambutan, Jazuli juga sering mengutip nasihat-nasihat yang pernah diterimanya dari Mursyid Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah itu. [suf]






