Surabaya (beritajatim.com) – Polisi menangkap dua begal yang melakukan aksi kejahatan di daerah Sukolilo Larangan, Kenjeran, Kota Surabaya pada Senin (10/7/2023). Para begal tersebut bernama Firman Maulana (26) dan Daniel Pratama (26). Mereka beraksi bersama dengan seorang tersangka lainnya yang saat ini masih buron, yaitu DN. Salah satu korban, Dimas, mengalami luka bacok di punggung akibat pembegalan tersebut.
Kapolsek Kenjeran, Kompol Ardi Purboyo, mengungkapkan ketiga anggota komplotan begal ini telah melakukan serangkaian aksi kejahatan di beberapa lokasi di Surabaya. Daniel sendiri merupakan seorang residivis dalam kasus serupa dan pernah ditahan di Polrestabes Surabaya.
“DP merupakan otak di balik aksi pembegalan ini, dan dia berasal dari Tambaksari. Kami bersyukur bisa menangkap mereka meskipun sempat kabur,” ujar Ardi pada Sabtu (15/7/2023).
Tiga anggota komplotan begal Surabaya tersebut sebelumnya menunggu mangsa mereka di SPBU di Jalan Kenjeran. Saat itu, mereka melihat Dimas yang sedang berkendara sendirian dengan sepeda motor jenis beat. Dalam keadaan setengah mabuk, tanpa berpikir panjang, mereka langsung mengejar korban. Akibatnya, korban terjatuh dan mendapat luka sabetan celurit di punggungnya.
“Kami berterima kasih kepada warga karena kemarin berhasil mengamankan salah satu tersangka. Dari penangkapan tersebut, kami kemudian mengembangkan kasus ini dan menangkap Daniel di Gubeng. Saat ini, kami masih dalam pengejaran terhadap DP,” tambah Ardi.
BACA JUGA:
Begal 15 Lokasi di Surabaya ternyata Masih Anak-anak
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ketiganya nekat melakukan pembegalan karena terjerat kecanduan judi slot. Daniel dan Firman mengakui bahwa mereka berutang akibat kecanduan bermain judi online, dan mereka melakukan pembegalan demi mendapatkan uang dengan cepat.
“Kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHPidana, yang memiliki ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkas Ardi.
Sebelumnya, beritajatim.com telah melaporkan bahwa begal bersajam kembali beraksi di Surabaya. Setelah beberapa waktu yang lalu mereka melakukan pembegalan di Jalan Dharmahusada dan Lakarsantri, kali ini tiga orang begal melakukan aksinya di Jalan Sukolilo Larangan, Kenjeran, pada Senin (10/7/2023) dini hari. Dalam kejadian pembegalan tersebut, korban bernama Dimas Anugerah (21) mengalami luka sobek akibat tebasan celurit dari pelaku.
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat, mengungkapkan bahwa saat itu korban sedang pulang ke rumahnya di Jalan Bulak Cumpat. Saat melintas di Jalan Sukolilo Larangan, korban tiba-tiba dikejar oleh sepeda motor berplat L 2334 AAD yang ditumpangi oleh tiga orang.
“Terjadi aksi kejar-kejaran dan pelaku berhasil mendekati korban,” ungkap Buyung pada Selasa (11/7/2023).
BACA JUGA:
Begal Bersajam Kembali Beraksi di Surabaya, Terbaru Ada di Kenjeran
Salah satu pelaku langsung mengeluarkan celurit, sementara Dimas berusaha melarikan diri. Pelaku berulang kali mencoba menusuk korban dengan celurit tersebut, namun Dimas berhasil menghindar. Akhirnya, korban terkena sabetan celurit di bagian punggung belakang.
“Korban kemudian berusaha mencari perlindungan di rumah warga. Beruntung ada beberapa warga yang sedang berada di depan rumah mereka,” tambah Buyung.
Warga yang mengetahui adanya pembegalan tersebut langsung menyelamatkan Dimas dan mengejar ketiga pelaku. Sayangnya, salah satu pelaku yang sudah turun dari sepeda motor untuk mengambil motor milik Dimas ditinggal oleh teman-temannya dan akhirnya menjadi korban amukan warga. Satu pelaku yang berhasil ditangkap oleh warga kemudian diserahkan ke Polsek Kenjeran.
“Korban mengalami luka sobek sepanjang sekitar 7 centimeter, dengan kedalaman 2 centimeter, di bagian punggung. Pelaku juga mengalami luka di wajah akibat tindakan massa,” jelasnya. [ang/beq]






