Ponorogo (beritajatim.com) – Minta sumbangan atas nama yayasan, empat warga asal Kabupaten Pasuruan diamankan oleh Satuan Samapta Polres Ponorogo. Keempat warga yang berinisial MM (37), SF (20), EF (25) dan DR (37) tersebut, diduga melakukan tarikan sumbangan dengan nama yayasan fiktif.
Aksi keempat orang yang berpenampilan alim. Memakai kopyah, baju koko dan bersarung. Namun kehadiran warga Pasuruan dengan mengatasnakan yayasan itu meresahkan para pedagang di Pasar Stasiun di Kelurahan Banyudono Ponorogo. “Setelah kita telusuri, yayasan yang mereka sampaikan itu tidak ada atau fiktif. Kita hubungi kontak dari yayasan itu, ternyata tidak nyambung,” ungkap Kasat Satsamapta Polres Ponorogo AKP Agus Syaiful Bahri, Selasa (10/1/2023).
Pengamanan keempat warga Pasuruan oleh Satsamapta Polres Ponorogo itu, merupakan tindak lanjut dari laporan warga. Warga yang berada di Pasar Stasiun itu resah dengan aksi empat orang dari Pasuruan itu. Saiful menegaskan apa yang dilakukan mereka tidak tepat.
Sebab, menurut penuturan warga, kalau tidak dikasih, yang bersangkutan tetap bertahan dan tidak mau pergi. “Kita datang ke sana, coba amankan dan mintai keterangan. Petugas juga melakukan pembinaan,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”polres-ponorogo”]
Penelusuran petugas, yayasan yang digunakan keempat warga untuk alasan meminta sumbangan itu, nampaknya fiktif. Mereka tidak bisa meyakinkan kepada petugas bahwa apa yang mereka lakukan benar-benar untuk mencari dana untuk yayasan. Saat kontak yayasan itu dihubungi lewat handphone (HP), ternyata tidak nyambung.
Nah, hal itulah yang menjadi landasan bahwa yang dilakukan keempat warga itu fiktif dan meresahkan warga, khususnya di Pasar Stasiun Ponorogo. “Kita lakukan penindakan tipiring kepada keempat warga Pasuruan tersebut,” pungkasnya.
“Empat pria yang diduga menggunakan yayasan fiktif itu tidak mau pergi jika tidak dikasih uang sumbangan. Hal itu membuat kami resah. Padahal, kalau ada pengemis yang tidak dikasih, mereka langsung pergi. Sementara untuk keempat orang yang masih terlihat gagah itu, malah tidak pergi-pergi. Sangat meresahkan,” ungkapnya. [end/suf]






