Pasuruan (beritajatim.com) – Polisi mendalami penyebab terbakarnya Pasar Pasrepan di Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan pada Senin dini hari (9/9/2024). Kebakaran tersebut membuat banyak kios milik para pedagang ludes.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap misteri di balik peristiwa yang menyebabkan ratusan pedagang kehilangan mata pencahariannya.
Kapolsek Pasrepan, AKP Slamet Wahyudi, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat di bagian tengah pasar. “Namun, kami masih mendalami lebih lanjut bagaimana api bisa muncul dan menyebar dengan cepat,” ujarnya.
Sejauh ini, pihak kepolisian telah memeriksa tiga orang saksi terkait peristiwa kebakaran tersebut. Mereka adalah dua orang penjaga pasar dan seorang perwakilan dari kepala pasar.
“Ketiga saksi ini diharapkan dapat memberikan keterangan yang berharga untuk mengungkap penyebab kebakaran,” tambah Slamet.
Seperti diketahui, kebakaran yang terjadi di Pasar Pasrepan mengakibatkan kerugian materiil yang sangat besar. Ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL), puluhan kios, dan los pasar ludes terbakar.
Pemerintah daerah telah menyatakan komitmennya untuk membantu para pedagang yang terdampak. Rencana relokasi ke tempat sementara sedang disiapkan agar aktivitas perdagangan bisa segera kembali berjalan.
Kejadian kebakaran di Pasar Pasrepan ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Penting bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan preventif agar kejadian serupa tidak terulang kembali. [ada/beq]






