Mojokerto (beritajatim.com) – Kasus longsor tambang pasir dan batu (sirtu) di lokasi galian C Dusun Jaringansari, Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, hingga kini masih dalam tahap penyelidikan. Namun police line yang terpasang di lokasi kejadian hilang.
Selain itu, aktivitas penambangan sudah aktif kembali. Di lokasi galian C, tampak sejumlah pekerja tambang tengah mengangkut sirtu ke atas truk. Sementara, terlihat salah satu ekskavator disiagakan di galian C yang telah merenggut dua korban meninggal yang merupakan warga sekitar.
“Sekitar tiga hari setelah kejadian itu (material longsor), sudah nggak kelihatan lagi (garis polisi). Apa memang ada yang mencopot atau gimana, kurang tahu juga,” ungkap salah seorang pencari rumput di sekitar lokasi, ST, Jumat (4/11/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”galian-c”]
Padahal, kasus yang merenggut dua korban jiwa tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Namun aktivitas galian C di lokasi kembali beroperasinya. Beberapa hari pasca insiden yang merenggut dua korban jiwa tersebut penambangan kembali dilakukan. “Sudah digali lagi sampai sekarang. Cuma sekarang (aktivitas tambangnya) nggak terlalu (masif) seperti sebelum (kejadian) itu,” ujarnya.
Informasi yang berhasil dihimpun Beritajatim.com, saat ini kasus tersebut dalam tahap penyelidikan petugas dan belum ada progres signifikan. “Masih proses, tahap lidik. Sebenarnya garis polisi itu dicabut kalau kondisi sudah kondusif (penyelidikan dan penyidikan selesai),” sebut sumber internal kepolisian.
Karena masih dalam tahap penyelidikan sehingga hingga dua minggu pasca kejadian tersebut, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Tak hanya itu, dugaan pelanggaran yang pemicu peristiwa berujung maut tersebut terjadi juga belum diketahui.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam Prienggondhani belum memberikan keterangan. Pesan singkat dan sambungan telepon juga belum direspon terkait kasus tersebut.
Sebelumnya, empat warga terimbun material longsor tambang pasir dan batu (sirtu) di lokasi galian C Dusun Jaringansari, Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (22/20/2022). Dua diantaranya tewas di lokasi kejadian. [tin/kun]







