Malang (beritajatim.com) – Wujud implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) menggelar Seminar Hasil Penelitian. Acara yang diadakan Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) itu dikhususkan bagi penelitian dosen.
Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Setiyo Yuli Handoyo, SP, MP, MBA dari Universitas Brawijaya, dan Dr Atekan MSi dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur. Kedua dosen tersebut menjadi reviewer untuk mereview hasil penelitian dosen.
Acara yang bertempat di Ruang Sidang Polbangtan Malang, Selasa (24/1/2023) ini bertujuan untuk memperoleh masukan dari para reviewer. Selain itu, juga digunakan untuk penyempurnaan hasil penelitian dosen.
Kedua undangan turut memberi saran dan masukan agar hasil penelitian dijadikan draft publikasi ilmiah sebagai penguatan output hasil penelitian yang diseminarkan. Reviewer memberi masukkan novelty penelitian yang mesti diperhatikan, yang berkaitan dengan publikasi ilmiah.
Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana saat sambutannya menjelaskan bahwa tugas utama dosen adalah wajib menjalankan Tridharma PT. Salah satu wujudnya yaitu lewat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Forum seperti ini sangat bagus untuk mengembangkan atmosfir akademik, sekaligus menjadi bukti jika kajian yang dilakukan benar-benar bisa dipertanggungjawabkan secara akademik, dan ini akan kita budayakan,” ujarnya
Uud, sapaannya, menjelaskan beberapa penelitian tahun 2022 bisa dilanjutkan untuk tahun 2023. Sehingga bisa menyajikan rekomendasi holistik di salah satu bidang kajian.
Dia menambahkan, pemakalah seminar hasil penelitian terdiri dari 8 tim peneliti yang merupakan dosen Polbangtan Malang. Dengan skema penelitian bidang teknis pertanian dan peternakan, serta penelitian sosial ekonomi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pertanian”]
“Beberapa hasil riset yang dipresentasikan terlihat adanya kolaborasi antara dosen Polbangtan Malang dengan akademisi dan peneliti dari Universitas dan lembaga lain. Saya harap hasil penelitian ini bisa memberi kontribusi pertanian Indonesia dan khususnya pada petani.
Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang berupaya memacu prestasi dan kinerja serta profesionalitas sumber daya manusia (SDM) pertanian. Khususnya tenaga pendidik di Polbangtan Malang.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi memaparkan, dosen adalah pendidik profesional yang punya tugas utama transformasi, pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan, teknologi dan pendidikan.
Selain itu juga penelitian serta pengabdian masyarakat. “Boleh dikatakan, dosen merupakan ujung tombak suatu perguruan tinggi,” jelas Dedi. [dan/but]






