Malang (beritajatim.com) – Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) mengadakan Forum Group Discussion (FGD).
FGD tersebut diadakan untuk membahas Rintisan Badan Layanan Umum (BLU). FGG berlangsung di Hotel Ascent Premier, pada Senin (05/12/2022) hingga Rabu (07/12/2022).
Wakil Direktur II Polbangtan Malang, Hamyana melalui keterangan tertulis menjelaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2005, BLU merupakan instansi di lingkungan Pemerintah yang dibentuk untuk memberi pelayanan pada masyarakat berupa penyediaan barang dan atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan keuntungan dan dalam melakukan didasarkan pada prinsip produktivitas efisiensi.
“BLU didesain untuk menyediakan barang dan atau jasa bagi publik secara langsung agar mensejahterakan rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Semangat Polbangtan Malang untuk peningkatan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat mendorong perubahan Polbangtan Malang agar menjadi Badan Layanan Umum (BLU),” paparnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polbangtan-malang”]
FGD tersebut sebagai langkah yang cukup menantang. Ketika hendak beranjak ke Badan Layanan Umum atau BLU. Polbangtan harus melakukan sejumlah persiapan. Adapun rencana tindak lanjut dari pertemuan FGB agar Polbangtan Malang dalam waktu dekat akan segera akan menyusun prediksi rencana pendapatan yang bakal diperoleh lewat pengelolaan aset dan beberapa hal lainnya terkait proses perubahan sebagai BLU.
Dalam persiapan menjadi BLU, kata Wakil Direktur II, Polbangtan Malang memperoleh dukungan dari narasumber dari Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) di antaranya dari Kepala Pusvetma, Edy Budi Susila dan Koordinator Pemasaran dan Distribusi, Anieka Rochmah.
Pusvetma adalah salah satu satuan kerja di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian yang telah ditetapkan sebagai Satker BLU sejak 2010.
Terpisah, Edy Budi mengatakan salah satu kelebihan dari BLU adalah fleksibilitas dalam pengelolaan anggaran dan aset. “BLU didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas dan juga mengedepankan pelayanan kepada publik tanpa mengutamakan mencari keuntungan,” katanya soal Polbangtan.
Anieka menerangkan bahwa Kunci dari BLU ini harus diterapkan mulai dari pegawai dari bawah sampai pimpinan. “Mereka harus mempunyai komitmen, disiplin, loyalitas, kebersamaan, semangat, visi misi, rasa memiliki, peran penting semua pegawai,” jelasnya. (dan/ted)






