Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah di Mojokerto. Akibatnya, pohon jenis sengon dengan diameter 1,30 meter di Jalan By Pass Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto tumbang menimpa mobil box.
Mobil box nopol W 8488 PC muatan biji plastik tersebut berhenti di jalur nasional saat hujan disertai angin. Sopir bermaksud berhenti karena pandangan terhalang, namun tak lama tiba-tiba pohon senggon di pinggir jalan tumbang setelah angin kencang.
Pohon dengan diameter 1,30 meter tersebut tercabut dari akarnya dan tumbang ke arah mobil box. Beruntung, saat kejadian sopir mobil box warga Lamongan tersebut tidak ada di dalam mobil sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Tadi kan hujan campir angin, jalanan tidak kelihatan. Maksud kita kan biar tidak terjadi apa-apa, saya berhenti dan parkir pinggir jalan. Saya ke warung, minum kopi sambil menunggu hujan reda, muatan biji plastik dari Jakarta mau dibawa ke Mojosari,” ungkap sopir mobil box, Dedi Istiawan (37).
Namun tiba-tiba pohon di samping waung tempatnya berteduh tumpang dan menimpa truk box yang dikendarainya. Suara keras akibat pohon tumbang terdengar satu kali hingga akhirnya pohon senggon dengan diameter 1,30 meter tersebut tumbang.
Sementara itu, KBO Satlantas Polresta Mojokerto, Iptu Karen menjelaskan, untuk mengurai kemacetan akibat evakuasi pohon tumbang, dari arah Surabaya ke Jombang tepatnya di Simpang Empat Sekar Putih, kendaraan diarahkan masuk ke Kota Mojokerto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-mojokerto”]
“Ini dilakukan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian karena proses evakuasi pohon tumbang. Dari arah Jombang ke Surabaya masih bisa melintas namun tetap kita arahkan untuk berhati-hati,” tegasnya.
Saat ini, proses evakuasi pohon senggon yang tumbang telah selesai dilakukan oleh petugas. Arus lalu-lintas dari kedua arah saat ini, baik dari Surabaya ke Jombang maupun dari arah Jombang ke Surabaya sudah kembali lancar. [tin/but]







