Surabaya (beritajatim.com) – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui gerakan penanaman pohon yang dilakukan serentak di 58 cabang di seluruh Indonesia. Program tersebut menghasilkan sekitar 29.000 pohon yang ditanam sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Di Surabaya, program tersebut mendapat apresiasi dari Kepala UPTD Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya, Dyan Prasetyaningtyas. Dia menilai dukungan PNM melalui penyerahan 500 bibit mangrove memberikan manfaat besar bagi upaya rehabilitasi kawasan pesisir.
“Kami mengucapkan terima kasih PNM atas kontribusi dan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan melalui penyerahan kembali 500 bibit mangrove. Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung upaya rehabilitasi dan pengembangan kawasan mangrove di Surabaya,” ujar Dyan, Selasa (2/6/2026).
Menurut Dyan, keberadaan mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain menjadi benteng alami dari ancaman abrasi, mangrove juga berfungsi sebagai habitat berbagai jenis biota dan penyerap karbon.
“Mangrove memiliki banyak manfaat, di antaranya melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan gelombang laut, menjadi habitat berbagai jenis biota, membantu menyerap karbon sehingga mengurangi dampak perubahan iklim, serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir,” katanya.
Dia berharap kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam menjaga lingkungan dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan ekosistem bagi generasi mendatang.
“Semoga sinergi dan kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan yang lebih lestari bagi generasi mendatang,” kata dia.
Selain program penghijauan, PNM juga melanjutkan kampanye keberlanjutan RE3 FOR-E melalui pengumpulan pakaian layak pakai dan buku bacaan. Sebanyak 20 ton pakaian berhasil dikumpulkan dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, sementara buku-buku bacaan diberikan untuk mendukung peningkatan literasi.
PNM juga menjalankan program PNM Mengajar yang menjangkau 58 SMK dari Sabang hingga Merauke. Program tersebut memberikan wawasan mengenai dunia kerja, kewirausahaan, serta pengembangan kapasitas generasi muda sebagai bekal menghadapi masa depan. [asg/but]






