Pamekasan (beritajatim.com) – Pendistribusian air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, dijadwalkan digelar hingga awal Desember 2024 mendatang.
Pendistribusian bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak Kekeringan akibat musim kemarau di Pamekasan, mulai dilakukan organisasi kemanusiaan sejak awal September 2024 lalu.
“Proses pendistribusian bantuan air bersih gratis ini, rencananya kita lakukan hingga awal Desember 2024, sesuai durasi peminjaman mobil tangki ke PMI Jawa Timur, yakni hingga 3 Desember 2024,” kata Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Prayitno, Selasa (10/9/2024).
Namun tidak menutup kemungkinan, pendistribusian air bersih bisa dilakukan lebih lama dibanding jadwal yang sudah ditentukan. “Jadi tidak menutup memungkinkan, pendistribusian bisa diperpanjang jika memungkinkan kita bisa memperpanjang peminjaman armada tangki,” ungkapnya.
“Dengan keterbatasan armada tangki, sasaran pendistribusian dipusatkan di wilayah selatan Pamekasan, yakni di Kecamatan Galis, Larangan, Pademawu, dan Tlanakan,” sambung Yulianto Prayitno.
Namun sekalipun hanya empat kecamatan berbeda yang dijadikan sebagai sasaran pendistribusian air bersih, jumlah titik sasaran relatif lebih banyak dibanding pendistribusian pada musim kemarau sebelumnya.
“Untuk titik sasaran pendistribusian lebih luas dibanding sebelumnya, dan bantuan air bersih ini dibagikan kepada masyarakat secara gratis. Tidak kalah penting, pendistribusian juga kita lakukan di titik tandon milik publik, bukan perorangan,” pungkasnya.
Berdasar Surat Keputusan Bupati Pamekasan, Nomor 188/681/432.013/2024 tentang Penetapan Desa Penerima Bantuan Air Bersih Tahun 2024, terdapat sebanyak 269 dusun di 76 desa yang tersebar di 11 dari total 13 kecamatan di Pamekasan, dinyatakan terdampak kekeringan. [pin/kun]






