Pamekasan (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, mendistribusikan sebanyak 820 ribu liter air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan di wilayah setempat.
Jumlah tersebut merupakan total ratusan liter air yang didistribusikan sejak awal aksi sosial distribusi air bersih gratis bagi warga terdampak kekeringan di Pamekasan, yakni sejak Sabtu (7/9/2024) lalu.
“Terhitung sejak awal distribusi air bersih hingga 31 Oktober 2024 kemarin, total air bersih yang kami distribusikan bagi warga terdampak kekeringan sebanyak 820 liter air bersih,” kata Ketua PMI Pamekasan, Sigit Priyono melalui Sekretaris Hairul Saleh, Jum’at (1/11/2024).
Program rutin yang digagas PMI Pamekasan, digelar berkat kerjasama dengan PMI Jawa Timur, bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan di Pamekasan, khususnya pada musim kemarau tahun ini.
“Bhakti sosial ini merupakan program rutin yang dilakukan PMI Pamekasan, khususnya setiap musim kemarau sebagai bentuk sumbangsih dan bhakti kami bagi masyarakat, terutama mereka yang terdampak kekeringan,” ungkapnya.
Selain kerjasama dengan PMI Jatim, pihaknya juga membuka donasi dari berbagai komunitas yang ikut serta dan berpartisipasi dalam pendistribusian air bersih gratis bagi masyarakat terdampak.
“Jadi dalam proses pendistribusian ini, juga terdapat beberapa komunitas yang ikut serta dan membantu masyarakat terdampak kekeringan akibat kemarau. Semisal komunitas dari alumni SMA Negeri 1 Pamekasan, Dafis One, Karimata FM, dan LDII,” imbuhnya.
Namun pendistribusian air bersih tersebut disalurkan di empat dari total 11 kecamatan berbeda di Pamekasan, seiring dengan keterbatasan armada tangki di PMI Pamekasan. “Sasaran pendistribusian dipusatkan di wilayah selatan Pamekasan, yakni di Kecamatan Galis, Larangan, Pademawu, dan Tlanakan,” sambung Hairul.
Proses pendistribusian dijadwalkan digelar hingga awal Desember 2024, sesuai durasi peminjaman mobil tangki ke PMI Jawa Timur, yakni hingga 3 Desember 2024. “Tapi tidak menutup kemungkinan kita perpanjang, jika kondisi kemarau masih belum berakhir,” pungkasnya.
Berdasar Surat Keputusan Bupati Pamekasan, Nomor 188/681/432.013/2024 tentang Penetapan Desa Penerima Bantuan Air Bersih Tahun 2024, terdapat sebanyak 269 dusun di 76 desa yang tersebar di 11 dari total 13 kecamatan di Pamekasan, dinyatakan terdampak kekeringan. [pin/kun]






