Sampang (beritajatim.com) – Rapat pleno terbuka rekapitulasi suara manual yang digelar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Robatal, Kabupaten Sampang, Rabu (21/2/2024) memanas. Pleno tersebut diwarnai keributan di dalam dan di luar ruang rapat.
Hal itu dipicu adanya suara gaduh di dalam ruang rapat hingga adanya protes para saksi karena diduga adanya perbedaan perolehan suara sejumlah calon legislastif (caleg) Pemilu 2024.
“Saya minta agar surat suara dihitung ulang,” ucap Iqbal Fatoni, saksi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Tidak hanya itu, aksi protes untuk meminta mengembalikan perolehan suara ke semula juga terjadi di luar ruang rapat pleno.
Bahkan, beberapa warga sempat membuat pihak keamanan bersiaga untuk menghadang massa yang hendak masuk ke dalam ruang rapat.
Pantauan di lokasi hingga saat ini, rapat pleno rekapitulasi tertutup itu masih berlangsung. [sar/beq]






