Surabaya (beritajatim.com) – Meningkatnya kasus Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia, khususnya di Jatim, membuat banyak pihak prihatin, termasuk PKS.
Terlebih baru-baru ini ada tiga daerah yang masuk dalam kategori zona merah, yaitu Bangkalan, Ngawi dan Ponorogo. Karena itu, PKS Jatim meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur lebih serius dalam menangani meningkatnya kasus corona di Jatim.
Hal ini, berdasarkan pada imbauan yang dikeluarkan oleh DPP PKS terkait dengan Pandemi Covid-19 pada 17 Juni lalu. Dalam imbauan itu, disampaikan bahwa meningkatnya kasus harian Covid-19 ini disebabkan oleh tingginya mobilitas masyarakat pasca libur panjang dan berbagai bentuk pertemuan tatap muka yang lebih masif dan disertai dengan longgarnya penerapan protokol kesehatan.
Selain itu, sebab lainnya adalah munculnya varian baru Covid-19 yang mempunyai kemampuan penyebaran yang lebih cepat dan menyebabkan angka kesakitan yang lebih tinggi.
“Selama ini Pemprov Jatim sudah baik menangani pandemi corona. Namun, meningkatnya kasus Covid disertai dengan munculnya varian baru ini harus menjadi perhatian khusus, sehingga keseriusan dalam menanganinya harus lebih ditingkatkan,” tegas Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan.
Satgas Covid-19 Jatim pada Minggi (20/6/2021) menyampaikan ada 739 kasus baru yang tersebar hampir semua daerah di Jatim dengan jumlah yang terbanyak dari Bangkalan. Untuk itulah, Irwan juga meminta Pemprov Jatim melakukan percepatan vaksinasi untuk masyarakat. “Vaksin itu menguatkan imun pribadi yang kemudian mempercepat terbentuknya imunitas kelompok,” ujar Irwan.
Selain itu, berdasarkan imbauan dari DPP PKS itu, Irwan meminta Pemprov Jatim mempertimbangkan kembali pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara tatap muka (PTM) yang melibatkan aktivitas publik secara masif.
Selain meminta ke Pemprov Jatim, Irwan juga mengingatkan seluruh anggota PKS di Jatim untuk mematuhi berbagai kebijakan pemerintah. “Semua anggota PKS membangun kolaborasi bersama seluruh komponen masyarakat untuk kembali menggerakkan dan menaati aturan pemerintah, khususnya Satgas Covid-19,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ptm”]
Dalam imbauan itu, pria 45 tahun itu menjelaskan, bahwa kewaspadaan atas penularan dan penyebaran Covid-19 harus terus ditingkatkan dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.
Irwan kemudian menyampaikan berdasarkan imbauan yang dikeluarkan DPP PKS itu, ia meminta kepada seluruh pengurus, anggota PKS dan masyarakat di Jatim agar berperan aktif dalam menghentikan hoax tentang Covid-19 yang berpotensi meresahkan masyarakat dan dapat mengurangi kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan.
“Untuk itu, kepada semua pengurus DPD di seluruh Jatim, saya juga menghimbau agar terus memberikan edukasi secara langsung maupun melalui media sosial yang menenangkan, solutif dan membangun kewaspadaan bersama,” ujarnya.
Hal ini, ia mengatakan, karena DPD yang ada di tingkat kabupaten/kota dan struktur yang ada di bawahnya yaitu DPC dan DPRa yang ada di tingkat kecamatan dan desa yang punya kedekatan secara langsung dengan masyarakat.
DPW PKS Jatim, Irwan menjelaskan punya bidang Kesejahteraan Sosial (Kesos). Saat ini, ia mengimbuhkan, Bidang Kesos DPW PKS Jatim terus berkoordinasi dengan bidang Kesos di seluruh DPD dan bidang lain yang terkait dalam rangka pembukaan dan mengaktifkan kembali pusat-pusat layanan dan bantuan Covid-19.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pks”]
“Sesuai dengan imbauan DPP PKS, setiap kantor PKS baik di DPW, DPD, DPC hingga DPRa akan jadi pusat layanan masyarakat yang akan menyiapkan berbagai kebutuhan logistik, alat kesehatan, vitamin, suplemen, pendampingan isolasi mandiri, bantuan layanan rujukan berupa call center informasi Covid-19. Bahkan, jika memungkinkan ada ambulance, karena di beberapa kantor DPD PKS di Jatim sudah menyiapkan ambulance,” katanya.
Irwan juga mengimbau secara langsung kepada pengurus PKS yang ada di Jatim agar membatasi dan mengevaluasi kegiatan kepartaian yang bersifat tatap muka.
Ketua Bidang Kesos DPW PKS Jatim, dr Jojok Santoso SpPD FINASIM mengatakan bahwa imbauan DPP tentang Covid-19 sudah menjadi perhatian yang harus dijalankan di bidangnya. “Insya Allah segera kami koordinasikan dengan bidang Kesos di seluruh DPD di Jatim. Kini kami menyiapkan kantor PKS di seluruh Jatim untuk jadi pusat pelayanan masyarakat untuk Covid-19,” pungkasnya. [tok/suf]






