Pamekasan (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merapat dan mengusung pasangan Fattah Jasin dan Mujahid Anshori, guna menghadapi pelaksanaan pesta rakyat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pamekasan, 27 November 2024 mendatang.
Merapatnya PKB bersama lima partai politik (parpol) koalisi lainnya, yakni Partai Gerindra, Golkar, PBB, PKS, dan PSI (parpol non parlemen) pengusung paslon. Juga memastikan informasi kegagalan Ali Wafa Subki, maju dan bersaing pada pilkada mendatang.
Sebab sebelumnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, sempat memberikan surat mandat kepada dirinya dan Fattah Jasin. Namun akhirnya rekomendasi diberikan kepada pasangan Fattah Jasin dan Mujahid Anshori (TAUHID).
Sebagai parpol besar dengan jumlah 7 kursi di DPRD Pamekasan, langkah PKB memang selalu menarik ditunggu. Terlebih pada pelaksanaan pilkada sebelumnya, mereka mampu mengantarkan kader terbaik sebagai Bupati Pamekasan, yakni Badrut Tamam.
Namun tidak kalah menarik, rombongan PKB yang notabene pengusung Paslon TAUHID justru telat hadir saat proses pendaftaran paslon TAUHID di Kantor KPU Pamekasan, Jl Brawijaya 34 Pamekasan, Rabu (28/8/2024).
Kondisi tersebut juga sempat membuat suasana riuh di arena pendaftaran paslon, terlebih telatnya rombongan PKB juga sempat menunda waktu pendaftaran hampir setengah jam. Sekalipun akhirnya proses pendaftaran Paslon TAUHID berlangsung lancar.
“Masih shalat,” kata Ketua DPC PKB Pamekasan, Ali Wafa Subki, yang datang terlambat bersama Sekretaris Syafiuddin, dan Bendahara, Abd Aziz di luar pintu masuk lokasi pendaftaran Kantor KPU Pamekasan.
Sejauh ini terdapat dua paslon untuk Pilkada Pamekasan, yang sudah mendaftar ke Kantor KPU Pamekasan. Selain pasangan TAUHID, sebelumnya juga ada paslon KH Kholilurrahman dan Sukriyanto, yang didukung empat parpol berbeda, yakni PAN, Demokrat, Gelora, dan Nasdem. [pin/kun]






