Malang (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat melakukan kunjungan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kota Malang. Saat kunjungan Wahyu Hidayat menghimbau kepada Disdikbud agar terus berupaya menjaga kesejahteraan guru.
“Guru guru kita di Kota Malang ini harus terlayani dengan baik, kalau tidak baik bisa berdampak pada kualitas dan kuantitas guru. Dinas harus menjaga kesejahteraan guru, karena jika tidak sejahtera berakibat pada anak didiknya,” ujar Pj Wali Kota di depan ASN Disdikbud kota Malang, Jumat (5/1/2024) siang.
Menurut Wahyu jika guru tidak dicukupi maka bisa asal-asal dalam memperlakukan siswanya. “Saya tahu banyak karakter guru, karena kedua orang tua saya adalah guru,” kenangnya

Menurutnya Disdikbud dan Dinas Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Mensejahterakan guru menjadi bagian dari upaya meningkatkan pendidikan di kota Malang.
“Kunjungan kami ini salah satunya dalam rangka melihat pelayanan terkait kinerja dari guru. Selain itu, kami melihat sarana, prasarana, dan pendukungnya, ada perlu dilakukan Kepala disdikbud agar bisa lebih baik bagi,” ucapnya.
Dari segi pelayanan beberapa SOPnya sudah dilakukan, sarana dan prasarana pendukung pelayanan sudah baik. Begitupun dalam hal pelayanan, Disdikbud dinilai sudah baik.
“Ada operator, printer, tempat main anak, intinya semua gratis sudah baik. Dari situ ada beberapa juga jabatan yang kosong. Secara kelengkapan karena melayani guru yang cukup banyak memang cukup mengganggu pandangan.
Namun hal itu bukan masalah karena berkaitan dengan pelayanan. Pj Wali Kota Malang menghimbau agar ke depan Kepala Disdikbud melakukan ada evaluasi sehingga penumpukan kertas lebih efisien. Misalnya dengan guru tidak lagi membawa kertas saat melakukan pelayanan.
“Bidang kebudayaan nanti akan ada upaya penggunaan udeng Malangan. Ke depan kita akan mengkaji kira-kira udeng jadi tradisi Malang seperti apa. Intinya dari semua kita berharap guru di Malang bisa lebih baik,” tutup Pj Wali Kota Malang. [dan/but]






