Probolinggo (beritajatim.com) – Pasar Leces di Kabupaten Probolinggo terbakar pada Senin malam (4/12/2023). Hingga Selasa (5/12/2023) pagi, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman.
Menurut informasi pemadaman api ini masih 90 persen. Setelah itu akan dilakukan pendinginan.
Dari data awal ada setidaknya 265 lapak, terutama lapak penjualan ikan, yang menjadi korban utama terbakarnya pasar ini. Hal ini menjadi perhatian khusus Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto.
Ugas mengatakan, pihaknya memfokuskan kepada area yang berbatasan dengan rumah warga dan sekolah. “Kami berusaha keras memadamkan api, terutama mengamankan area yang berdekatan langsung dengan rumah warga dan sekolah dasar. Terutama di sisi bagian selatan karena area tersebut sangat berdekatan dan nyaris terkena dampak,” ungkap Ugas Irwanto.
BACA JUGA:
Pasar Leces di Probolinggo Dilalap si Jago Merah
Ada sejumlah mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Probolinggo dan sejumlah petugas BPBD Kabupaten Probolinggo yang bersiaga. Bantuan juga datang dari Pemkot Probolinggo dan KTI Probolinggo untuk membantu memadamkan api.
“Saya berharap upaya ini bisa segera meredakan api dan mencegah kerusakan yang lebih luas, terutama di lingkungan pendidikan,” ujarnya.
BACA JUGA:
4 Tahun Rudapaksa Anak Tirinya, Warga Probolinggo Masuk Bui
Sampai saat ini petugas masih belum bisa memastikan penyebab kebakaran yang terjadi di Pasar Leces pada Senin (4/12/2023) sore kemarin. Sehingga sampai saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut. [ada/beq]






