Pamekasan (beritajatim.com) – Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan, Masrukin, mengapresiasi program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-119 yang dipusatkan di Desa Tampojung Pregi, Kecamatan Waru, Pamekasan. Program ini merupakan wujud sinergitas antara TNI dan pemerintah dalam membangun dan memperbaiki infrastruktur di daerah-daerah terpencil.
“Kami ingin menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih, karena program TMMD Ke-119 di laksanakan di Pamekasan. Program ini sangat membantu dalam mendukung akselerasi pembangunan daerah, baik fisik maupun non fisik, khususnya di daerah terpencil,” kata Masrukin, Kamis (29/2/2024).
Menurutnya, program TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat. “TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan negara, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Masrukin berharap program TMMD dapat terus berlanjut dan menyentuh lebih banyak desa di Pamekasan. “Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan menyentuh lebih banyak desa di Pamekasan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan,” tuturnya.
Sementara itu, Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf. Ubaydillah, mengatakan bahwa program TMMD Ke-119 di Desa Tampojung Pregi difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan non fisik.
“Untuk kegiatan fisik, meliputi pembangunan jembatan, pavingisasi di empat titik, rabat beton, dan rehab 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan total anggaran sebesar Rp 2 miliar,” katanya.
Sedangkan untuk kegiatan non fisik meliputi penyuluhan dan sosialisasi bela negara, bahaya narkoba, kesehatan pertanian, UMKM, pencegahan stunting, posyandu, gas, posbindu, dan beberapa kegiatan lainnya.
“Kegiatan TMMD ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Tampojung Pregi,” ujarnya.
Program TMMD Ke-119 di Desa Tampojung Pregi, Waru, Pamekasan, dijadwalkan berlangsung selama sebulan kedepan, terhitung dari 20 Februari hingga 20 Maret 2024 mendatang. [pin/beq]






