Pamekasan (beritajatim.com) – Calon wakil bupati pasangan KH Kholilurrahman, Sukriyanto menilai politik sebagai sarana pengabdian guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang politik.
Hal tersebut disampaikan melalui Pendidikan Politik dalam rangka Peningkatan Kapasitas Kader dalam Mengawal Aspirasi, di Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Sabtu (7/9/2024).
Kegiatan tersebut, sekaligus dijadikan sebagai momentum konsolidasi dan tasyakuran atas hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Palengaan-Proppo.
Sebab pada hasil pileg lalu, Demokrat Pamekasan mempu mendelegasikan dua kader terbaik sebagai anggota DPRD Pamekasan, melalui Dapil 2, sekaligus menjadi catatan tersendiri bagi parpol berlogo mercy di wilayah tersebut.
“Mari kita jaga bersama saluran komunikasi yang sudah kita bangun sejak awal, serta selalu komitmen menjadikan politik sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat,” kata bakal calon wakil bupati yang mengusung tagline Kholilurrahman-Sukri untuk Pamekasan Bangkit Bersama (KHARISMA).
Dalam kesempatan tersebut, kader Demokrat Pamekasan yang akrab disapa Sukri, juga menyampaikan bahwa legislator sebagai amanah rakyat. “Soliditas kader di Palengaan, membuktikan jika kita mampu berkolaborasi hingga meraih 2 kursi legislatif, dan itu amanat rakyat,” ungkapnya.
“Maka dari itu, rakyat harus diadvokasi dengan baik, sehingga mereka mendapatkan akses yang tepat dalam pelayanan publik dan kebijakan yang tentunya berpihak kepada rakyat,” tegasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap suksesi tersebut bisa kembali terulang pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pamekasan, yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 27 November 2024 mendatang.
“Tentunya kami juga berharap kebersamaan dan komunikasi ini bisa dilakukan oleh kader partai di semua wilayah di Pamekasan, sehingga bisa kembali terulang pada pelaksanaan pilkada mendatang,” pungkasnya. [pin/kun]






