Mojokerto (beritajatim.com) – Peran media sangat penting dalam menyebarluaskan informasi terkait proses dan hasil Pemilu kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat Media Gathering yang berlangsung di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto, Senin (17/3/2026).
Dengan tema ‘Sosialisasi Hasil Pilkada Serentak Tahun 2024 dengan Media Cetak, Elektronik dan Online di Kota Mojokerto’. Ketua KPU Kota Mojokerto, Usmuni menegaskan jika peran media sangat penting dalam menyebarluaskan informasi terkait proses dan hasil pemilu kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada para awak Media di Kota Mojokerto yang selama prosesi Pilkada Serentak 2024, telah mengawal jalannya proses demokrasi. Peran media sangat penting dalam menyebarluaskan informasi terkait proses dan hasil Pemilu kepada masyarakat,” ungkapnya.
Media memiliki peran strategis dalam memberikan informasi yang akurat dan objektif kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan tersebut, pihaknya berharap media dapat membantu menyampaikan hasil Pilkada Serentak 2024 secara transparan dan akurat kepada masyarakat.
Sementara itu, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Sumber Daya Manusia (SDM), KPU Kota Mojokerto, Yahya Scahrul Wahyu Iman Asyidiq menjelaskan terkait proses rekapitulasi suara, penetapan hasil, serta tahapan selanjutnya pasca-Pilkada Serentak 2024 lalu.
“Angka partisipasi masyarakat Kota Mojokerto pada Pilkada Serentak 2024 lalu, untuk pemilihan Gubernur Propinsi Jawa Timur 76,54 persen. Sementara untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto sebesar 75,74 persen. Dinamika yang berbeda di setiap wilayah sehingga perlu dievaluasi,” ujarnya.
Pihaknya berharap semoga kedepannya angka partisipasi masyarakat di Kota Mojokerro lebih baik dan ada terobosan baru untuk meningkatkan fasilitas dan menguatkan SDM. KPU Kota Mojokerto mengajak media untuk terus mengawal proses demokrasi agar tetap berjalan dengan baik.
“Dengan adanya kegiatan Media Gathering ini, KPU Kota Mojokerto berharap informasi terkait hasil Pilkada 2024 dapat tersampaikan secara luas dan masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai proses demokrasi yang berlangsung,” harapnya. [tin/ted]






