Jombang (beritajatim.com) – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di ruas Tol Jombang – Mojokerto (Jomo) pada Jumat pagi (28/2/2025) pagi. Insiden ini melibatkan pikap Box Isuzu Traga dengan nomor polisi W 8095 EA yang mengalami pecah ban belakang kiri di KM 703+200 B. Akibatnya, kendaraan hilang kendali dan terguling setelah menabrak pembatas jalan (Wirerope) di lajur satu.
Menurut keterangan Plt Head of Business & Relation Astra Tol Jomo, M. Zanuar, kendaraan yang membawa muatan satu ton roti tersebut melaju dari Gerbang Tol (GT) Krian menuju Kertosono dengan kecepatan sekitar 90 km/jam.
“Saat mencapai KM 703+400 B, ban belakang kiri pecah, menyebabkan kendaraan oleng dan menabrak pembatas jalan hingga terguling melintang di lajur satu,” jelasnya.
Dalam kecelakaan ini, dua orang menjadi korban. Pengemudi kendaraan, Wahyu Agung Gumelar (26), warga Simomulyo Baru, Surabaya, mengalami luka ringan dan menolak untuk dibawa ke rumah sakit. Sementara penumpang, M. Insan Aji Pengestu (25), warga Melirang, Bungah, Gresik, mengalami luka berat, termasuk luka lebam di kepala, luka sobek di lengan kanan dan siku kiri. Insan Aji kemudian dirujuk ke RS Basoeni Mojokerto untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Petugas gabungan segera menuju lokasi setelah laporan diterima oleh Senkom. Tim Layanan Jalan Tol (LJT) 242 tiba di lokasi pada pukul 06.41 WIB, disusul oleh Ambulans KP1A (06.44 WIB), kendaraan derek G02A (06.51 WIB), serta PJR 308 dan Satgas 241 yang tiba hampir bersamaan.
Selain menangani korban, petugas juga mendata kerugian aset tol akibat kecelakaan ini. Beberapa fasilitas yang rusak meliputi tujuh tiang wirerope, enam posecap, 18 pegbobin, lima excluder, tiga cincin, serta beberapa bagian pondasi dan rambu jalan. Marka jalan juga mengalami goresan sepanjang sekitar 50 cm.
Kendaraan yang terguling akhirnya dievakuasi dan dibawa ke unit Laka Lantas Jombang sesuai instruksi dari PJR 308 Jatim 3 dan Satlantas Jombang. Perkara kecelakaan ini ditangani lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Jombang, sementara Astra Tol Jomo memastikan bahwa kerugian aset telah ditangani sesuai prosedur.
M. Zanuar menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pengingat penting bagi pengendara untuk selalu memastikan kondisi kendaraan, terutama ban, sebelum berkendara. “Kami mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar lebih berhati-hati dan melakukan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan guna mencegah kejadian serupa,” tutupnya. [suf]






