Semarang (beritajatim.com) – PT PGN Tbk (Subholding Gas Pertamina) terus mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi di Jawa Tengah (Jateng) melalui integrasi jaringan pipa distribusi gas bumi. Upaya ini sejalan dengan pengembangan Pipa Transmisi Cirebon-Semarang I (Pipa Cisem) dan Pipa Transmisi Gresik – Semarang (Pipa Gresem). Integrasi tersebut menghasilkan peningkatan penyaluran gas bumi yang signifikan, terutama untuk sektor industri dan komersial eksisting.
Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihatini, mengungkapkan bahwa volume gas bumi dari integrasi pipa ini disalurkan kepada pelanggan industri, komersial, dan pembangkit listrik di wilayah Kota Semarang, Demak, Kendal, dan Batang. Beberapa industri besar yang memanfaatkan gas bumi PGN di antaranya PT Indofood Fortuna Makmur, PT Aroma Kopi Krim, dan PT Rumah Keramik Indonesia.
“PGN akan terus mengoptimalkan pengelolaan gas bumi dan infrastruktur, khususnya dalam integrasi dan agregasi, untuk mendorong pemanfaatan gas bumi secara maksimal. Hal ini menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan penyerapan gas bumi di Jateng,” jelas Ratih.
Optimalisasi pemanfaatan gas hilir dan integrasi infrastruktur dilakukan PGN dengan mengembangkan jaringan pipa distribusi gas bumi di Jateng. Total pipa distribusi yang telah dibangun saat ini mencapai ±34 Km.
Menurut Ratih, Pipa Distribusi PGN yang terintegrasi dengan Pipa Cisem dan Gresem memberikan fleksibilitas dalam mendatangkan pasokan gas dari berbagai sumber. Hal ini memungkinkan PGN untuk melakukan agregasi pada pelanggan-pelanggan potensial.
Pada tahun 2024, PGN menargetkan penyelesaian infrastruktur untuk calon pelanggan yang telah terkontrak, seperti PT KCC Glass Indonesia di Batang dengan kebutuhan volume gas 8 BBTUD. Beberapa pabrik lain di Kendal dan Mangkang, seperti LBM, BTR, Matahari Tire Indonesia, dan Sango Ceramic, diproyeksikan membutuhkan volume gas awal sekitar 3 BBTUD di tahun 2024.
“Dengan demikian, total proyeksi optimasi penyaluran gas melalui Pipa Gresem-Cisem di akhir tahun ini mencapai sekitar 14 BBTUD atau sekitar 14 juta M³ per bulan,” pungkas Ratih.
Manfaat Gas Bumi bagi Industri dan Komersial
Gas bumi memiliki banyak keunggulan dibandingkan bahan bakar lain, seperti:
- Lebih hemat biaya: Gas bumi umumnya lebih murah daripada bahan bakar lain seperti batubara dan minyak solar.
- Lebih bersih: Gas bumi menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar lain.
- Lebih andal: Pasokan gas bumi lebih stabil dan terjamin dibandingkan bahan bakar lain.
- Lebih efisien: Pembakaran gas bumi lebih efisien dan menghasilkan lebih sedikit polutan dibandingkan bahan bakar lain.
PGN berkomitmen untuk mendukung pemanfaatan gas bumi di Jateng sebagai energi yang lebih ramah lingkungan, hemat, dan efisien. PGN terus memperluas jaringan pipa gas bumi dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Jateng. [rea/ian]






