Sidoarjo (beritajatim.com) – Sebuah senpi jenis pistol merk G2 Combat tanpa nomer seri dan amunisi, ditemukan petugas kargo yang akan dikirim melalui pesawat. Pengirim senjata api (senpi) organik sepertinya buatan PT Pindad tersebut, adalah kiriman yang beralamat di Blitar. Sedangkan tujuan pengiriman ke alamat di Makassar.
Informasi yang dihimpun beritajatim.com, penemuan senpi itu pada Rabu (15/2/2023), di Pergudangan Ramajaya No 07 Desa Sedati Dede Kecamatan Sedati, Sidoarjo. O (36), karyawan PT. CGP di Desa Damarsih Kecamatan Buduran sebagai operator X-Ray bersama seorang temannya, N, sedang melakukan pemeriksaan barang yang akan dikirim melalui pesawat terbang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”senpi”]
Saat memeriksa barang, petugas kargo melihat ada paket yang berisikan senpi jenis pistol. Petugas kemudian memeriksa barang yang dikemas dengan tertutup itu secara manual.
Setelah dibuka, paket tersebut berisi senjata api jenis pistol. “Iya benar isinya pistol kemasan yang dicurigai tersebut,” ucap pegawai kargo, Minggu (19/2/2023).
Setelah itu, kasus tersebut dilaporkan ke Polresta Sidoarjo untuk penyelidikan kasus. “Saya dengan anggota Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo langsung bergerak menyelidiki ke alamat pengirim. Tapi hasilnya gimana, coba konfirmasi ke Satreskrim,” terang sumber di kepolisian.
Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo belum menjawab konfirmasi terkait temuan pistol tak dilengkapi dokumen sah itu. Sementara Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono dikonfirmasi soal temuan senpi itu menyatakan mohon waktu. (isa/kun)






