Gresik (beritajatim.com)– Kurangi arus pemudik di jalan raya. BUMN PT Petrokimia Gresik memberangkatkan ratusan pemudik ke delapan kota yang tersebar di Jawa Timur.
Pemberangkatan ini, bisa jadi pertama kali ditengah pandemi covid-19 setelah dua tahun pemerintah melarang mudik lebaran.
Ada 5 bus berkapasitas 50 penumpang yang dikerahkan untuk mengantar karyawan maupun masyarakat umum menuju ke kampung halamannya. Rute mudik gratis ini melingkupi Malang-Blitar, Kediri-Tulungagung, Nganjuk-Madiun, Bojonegoro-Ngawi. Daerah tujuan tersebut memang menjadi mayoritas para perantau di Gresik.
Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menuturkan, program mudik gratis ini adalah arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir untuk membantu masyarakat yang mudik. Salah satu langkah mudik gratis ini sebagai upaya mengurangi kepadatan kendaraan pribadi maupun roda dua di jalan raya.
Apalagi dua tahun masyarakat terkena larangan mudik akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Sehingga, tahun ini pemerintah memprediksi para pemudik bakal membludak.
“Mudik gratis ini sebagai mengurangi resiko kemacetan di jalan hingga resiko kecelakaan menggunakan kendaraan pribadi serta roda dua,” tuturnya, Jumat (29/04/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”mudik-2022″]
Dwi Satriyo menjelaskan para pemudik gratis ini sudah divaksin booster sebagai sebagai syarat untuk mudik. Rencananya agenda mudik gratis oleh Petrokimia ini akan jadi kegiatan tahunan.
“Moment ini tentunya membahagiakan karena dua tahun banyak dari kita terpaksa tidak bisa mengunjungi orang tua dan sanak saudara karena pandemi serta pemberlakuan PPKM,” paparnya.
Agus Ismanto (53) salah satu peserta mudik gratis mengatakan, dirinya sangat senang bisa mudik gratis difasilitasi Petrokimia. Agus yang mau mudik ke Nganjuk itu mengaku merasa nyaman mudik diantarkan bus Petrokimia.
“Rencananya mau pakai mobil sendiri. Tapi ada program mudik gratis ini jadinya lebih aman dan nyaman,” pungkasnya. (dny/ted)






