Gresik (beritajatim.com) – Guna mendukung kualitas udara, Petrokimia Gresik berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan uji emisi gratis ratusan kendaraan bermotor.
Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satryo Annurogo mengatakan, uji emisi gratis ini merupakan wujud dukungan penuh terhadap perbaikan kualitas udara.
“Ini bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga aksi konkret dalam menekan emisi gas buang kendaraan yang berdampak terhadap kualitas udara, dan kesehatan respirasi masyarakat,” katanya, Kamis (12/6/2025).
Dalam uji emisi tersebut diikuti 200 kendaraan milik masyarakat sekitar perusahaan, termasuk kendaraan dinas Pemkan Gresik, kendaraan operasional Petrokimia Gresik, dan anak perusahaan.
Pengujian emisi itu dilakukan oleh laboratorium penguji profesional dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) DLH Gresik dan EnviLab Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Petrokimia Gresik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk upaya perusahaan dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kendaraan tetap ramah lingkungan.
“Harapannya, uji emisi dapat menjadi kebiasaan rutin masyarakat, bukan sekadar kewajiban sesaat, dalam rangka bersama-sama menjaga udara yang bersih, sehat, dan layak hirup bagi generasi sekarang dan masa depan,” ungkap Dwi Satryo.
Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2021 telah mengatur bahwa setiap kendaraan bermotor wajib melakukan pengujian emisi gas buang. Hasil uji emisi tersebut akan menjadi dasar pengenaan pajak kendaraan bermotor.
Sementara itu, Plt Bupati Gresik, dr Asluchul Alif menuturkan, Petrokimia Gresik telah mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan target Net Zero Emission. Dirinya berharap program ini dapat dijalankan secara berkelanjutan.
“Saya berharap program ini juga dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain di Gresik. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempercepat tercapainya Net Zero Emission,” urainya.
Sementara itu, untuk menjaga udara tetap bersih di lingkungan pabrik, Petrokimia Gresik sebelumnya telah bekerja sama dengan Kementerian ESDM dan sejumlah lembaga pendidikan dalam mendorong transisi energi kendaraan bermotor dari bahan bakar minyak (BBM) ke tenaga listrik.
Hingga saat ini telah dioperasikan 201 unit kendaraan listrik, yang terdiri atas 190 motor listrik, 8 mobil listrik, 2 forklift listrik, dan 1 wheel loader listrik. (dny/ted)






