Sidoarjo (beritajatim.com) – Petik laut adalah upacara adat atau ritual sebagai rasa syukur kepada Tuhan dan memohon berkah rezeki serta keselamatan yang dilakukan para nelayan. Umumnya, kegiatan ini diadakan di seluruh Pulau Jawa. Termasuk di Sidoarjo, kegiatan petik laut juga kerap dilakukan masyarakat pesisir atau kelompok masyarakat nelayan yang berpenghasilan dari laut.
Beberapa jam, kegiatan petik laut atau nyadran di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, viral di media sosial. Viralnya kegiatan bukan karena tradisi sakralnya, melainkan banyak sekali pesertanya yang ikut dalam rombongan beberapa perahu, kelompok-kelompok dari kalangan muda.
Ironisnya, dalam video yang beredar di media sosial tersebut, terekam seperti ada pesta miras dan para pemuda berjoget-joget di atas perahu yang dilengkapi sound system berukuran besar seperti orang punya hajatan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”viral”]
Tentunya, video yang diupload oleh banyak akun tersebut mengundang banyak komentar dari netizen. Dikutip dari undercover.id, postingan nyadran di Desa Balondowo Kecamatan Candi yang viral mendapat komentar hingga 547 warganet.

@mshofwanns : agamanya apa ya, penasaran cara bersyukurnya pakai musik kekinian
@sofwan_albanna : Pentingnya ilmu agama buat tahu cara bersyukur yang benar
@ahmadysfhabibie : ungkapan rasa syukur pake musik dj ndasmu kui, Tuhan yang mana yang doyan musik remix?
@ninik_sri_rezeki : Nyadran kalo ditempatku bersih2 dan ziarah kubur, terus juga berdoa bersama di masjid…bukan joged2 pakai musik kayak gini…lagian gak ada tradisi nyadran pakai ginian juga.
Dalam unggahan Panjaloe Kodil disebutkan dengan tulisan dibawahnya, Ratusan warga sangat antusias menyaksikan acara nyadran yang diselenggarakan di Balongdowo, Candi, Sidoarjo, Jawa Timur.
Postingan akun Panjaloe juga mendapat banyak komentar dari netizen. Sedangkan akun Hendrik Kopak Kapik mengunggah video rombongan nyadran saat malam hari, sebuah perahu yang ditumpangi terguling dan semua penumpang basah-basahan tercebur ke sungai, termasuk sound system yang dipasang diatas perahu.
Tampak juga peserta dari sekelompok anak muda mengemasi beberapa peralatan sound system yang tercebur. Unggahan video ini juga mengundang banyak komentar seperti akun Lombok Lombok menuliskan komentar: Iku seng tengah wengi nyetel dj an ta. Sedangkan komentar Aditya Kris Berduka: wes seng due rental 😟. (isa/kun)






