Blitar (beritajatim.com) – Karnaval di Kecamatan Wates Kabupaten Blitar nampak berbeda daripada umumnya. Sebab, peserta karnaval dari Desa Sumberarum, Kecamatan Wates Kabupaten Blitar menggunakan kostum layaknya pekerja proyek perbaikan jalan, lengkap dengan mobil molen cor betonnya.
Sembari jalan, peserta karnaval itu pun menambal satu persatu lubang jalan dengan cor beton. Aksi memperbaiki jalan berlubang di karnaval Kecamatan Wates Kabupaten Blitar ini pun mendapatkan simpati dari masyarakat luas.
“Gini lebih keren daripada sound horeg, urunan berapapun ikhlas karena untuk memperbaiki jalan yang setiap hari dilewati,” ucap Rahmawati, warga Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Senin (26/8/2024).
Pujian pun juga datang dari warganet. Mayoritas warga net memuji aksi peserta karnaval dari Desa Sumberarum Kecamatan Wates Kabupaten Blitar.
“Jauh bermanfaat yang kayak gini, ketimbang sound horeg tidak berguna bisa merusak,” tulis @Steafanata5.
“Jauh lebih keren daripada sound horeg ga guna,” tulis @mutiaranashiha.
“Bermanfaat iuran 500 ribu buat yang begini-begini daripada buat horeg-horeg an,” tulis @widhig.
Selain memuji, sebagian netizen juga menyoroti bahwa aksi ini merupakan bentuk sindiran kepada Pemerintah Kabupaten Blitar. Pasalnya jalan di beberapa desa Kecamatan Wates Blitar memang rusak.
“Merasa tersindir pora yo pemerintahe?. mantab menyala abangkuh,” tulis @Yessy_abeeda.
“Sindiran alus,” ungkap @agungsetiabudi02
Apapun alasannya, aksi karnaval warga Desa Sumberarum ini tentu lebih bermakna dan beresensi daripada penggunaan sound horeg dan tarian tarian dengan pakaian terbuka. [owi/beq]






