Banyuwangi (beritajatim.com) – Momen peringatan Maulid Nabi Muhammad juga diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Pada momen ini, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani turut mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi untuk dapat mengambil suri tauladan mulai dari sifat dan akhlak Nabi Muhammad SAW.
Menurut Ipuk, Nabi Muhammad SAW merupakan teladan bagi umat Islam dalam segala aspek kehidupan. Rasullulah SAW memiliki sifat-sifat mulia yang patut dicontoh, seperti jujur, amanah, sabar, tawadhu, dan cinta kasih.
“Sebagai ASN, kita harus berusaha meniru sifat-sifat beliau dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat,” ungkap Bupati Ipuk saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Babussalam, Pemda Banyuwangi.
Baca Juga: Ratusan Warga Banyuwangi Dapat Bantuan WeNak
Keteladanan itu, kata Ipuk, harus menjadi kesadaran bagi seluruh elemen birokrasi di Banyuwangi. Keteladanan dalam memberikan pelayanan terbaik, kejujuran dan keikhlasan.
“Jadikan segala kesulitan dan jerih payah kita dalam melayani masyarakat ini, bisa menjadi sajadah panjang ibadah kita,” harapnya.
Acara yang diikuti seluruh jajaran SKPD tersebut, juga disampaikan mauidzoh hasanah oleh KH. Muhdlor Atim. Beliau menjelaskan tentang pengertian dan hakikat maulid Nabi Muhammad SAW, argumentasi peringatan maulid Nabi, dan barokah peringatan maulid Nabi.
Menurut KH. Muhdlor Atim, maulid Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa kelahiran beliau yang merupakan rahmat bagi seluruh alam. Beliau adalah utusan Allah SWT yang membawa risalah Islam sebagai agama yang sempurna dan universal.
“Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW adalah salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan kita kepada beliau. Ini juga merupakan salah satu cara kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon syafaat beliau di akhirat nanti,” katanya.
KH. Muhdlor Atim menyebut, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW memiliki dasar yang kuat dalam Al-Quran dan Sunnah. Dari beberapa ayat dan hadis yang menunjukkan Allah SWT dan para malaikat bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, dan memerintahkan umatnya untuk bershalawat.
“Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW juga memiliki banyak manfaat dan keutamaan bagi kita. Di antaranya adalah meningkatkan iman dan cinta kita kepada beliau, mempererat ukhuwah islamiyah antara sesama muslim, serta mendapatkan keberkahan dan kemuliaan dari Allah SWT,” tutup KH. Muhdlor Atim. (rin/ted)






