Jember (beritajatim.com) – Muhammad Balya Firjaun Barlaman, calon wakil bupati petahana nomor urut 1, bertemu dengan 15 orang perwakilan umat Hindu dari beberapa kecamatan, di Desa Pondokwaluh, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Kamis (21/11/2024) sore.
“Kami menyerap aspirasi dan meminta masukan dalam banyak hal, termasuk urusan sosial keagamaan dan perhatian pemerintah terhadap kelompok minoritas,” kata Firjaun kepada Beritajatim.com, Jumat (22/11/2024).
Warga Hindu meminta agar Pemerintah Kabupaten Jember mendukung kegiatan rutin mereka, seperti melasti di Pantai Paseban. Selama ini mereka patungan. “Padahal kegiatan itu dijadikan obyek wisata yang mendatangkan banyak orang. Bahkan dulu orang Dinas Pariwisata Jember juga hadir,” kata Firjaun. Pemkab Jember diharap setidaknya membantu konsumsi untuk peserta kegiatan.
Mereka menanyakan insentif untuk guru ngaji. Insentif itu memang tidak hanya diperuntukkan guru ngaji beragama Islam, tapi juga agama lain. “Kalau ada yang belum memperoleh, ya didata dulu,” kata Firjaun.
Firjaun menekankan bahwa pemerintah harus mengedepankan asas keadilan bagi semua warga. “Baik dalam hal ekonomi, sosial, politik, hukum. Semua harus adil,” katanya.
Warga juga meminta Firjaun agar memperbaiki akses jalan menuju pura di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari. “Semua saya tampung untuk kita rembuk bersama. Tapi untuk jalan, kalau sudah masuk APBD mungkin bisa disegerakan. Tapi kalau belum masuk, ya bisa tahun berikutnya,” katanya.
Firjaun berpasangan dengan calon bupati Hendy Siswanto diusung PDI Perjuangan dalam pilkada kali ini. Mereka menghadapi duet Muhammad Fawait dan Djoko Susanto yang didukung 14 partai politik, tujuh partai di antaranya adalah partai parlemen. [wir]






