Surabaya (beritajatim.com) –PT Pertamina Patra Niaga terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanannya. Kali ini, perusahaan pelat merah tersebut resmi meluncurkan empat program digital unggulan di sektor aviasi. Peluncuran yang berlangsung di AFT Juanda, Sidoarjo ini menandai tonggak penting dalam transformasi digital Pertamina Patra Niaga.
Keempat program digital yang diluncurkan meliputi Pertamina Aviation Fuel Delivery Management (PADMA), Aviation Fuel Release Online System (AFROS), Digital Operational Logbook (DIALOG), dan Refueling Simulator. PADMA, misalnya, digunakan untuk mengelola proses pengisian bahan bakar pesawat secara terintegrasi, mulai dari penjadwalan hingga pembuatan invoice. Sementara itu, AFROS berfungsi untuk memastikan kualitas avtur yang disalurkan selalu terjaga.
“Digitalisasi ini bukan hanya sekadar mengikuti tren, tetapi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keamanan dalam setiap proses operasional,” ujar Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, Maya Kusmaya.
Selain meningkatkan efisiensi operasional, Pertamina Patra Niaga juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM). Melalui Refueling Simulator, para pekerja dapat berlatih dalam kondisi simulasi yang realistis, sehingga siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Dengan simulator ini, kami berharap dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan para pekerja, sehingga dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan,” tambah Maya.
Transformasi digital yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi industri penerbangan nasional. Dengan proses yang lebih efisien dan transparan, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri penerbangan di Indonesia.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi seluruh stakeholder di industri penerbangan,” tegas Maya.
Peluncuran program digital ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk General Manager PT Angkasa Pura I, Komandan Lanudal TNI Angkatan Laut Juanda, dan para maskapai penerbangan yang beroperasi di Bandara Juanda. Mereka berharap dengan adanya inovasi ini, pelayanan avtur di Indonesia akan semakin baik dan efisien.
Transformasi digital yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga merupakan langkah maju yang patut diapresiasi. Dengan memanfaatkan teknologi digital, perusahaan berhasil meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, dan keamanan dalam proses pengisian bahan bakar pesawat. Langkah ini tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi seluruh stakeholder di industri penerbangan.[rea]






