Bangkalan (beritajatim.com) – Zona 11 menggelar aksi Penanaman Mangrove, bersih-bersih pantai serta penandaan burung oleh PHE WMO dan PEP Poleng Field Zona 11 Regional 4 Indonesia Timur untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup dan Hari Mangrove Sedunia 2024 di Pantai Lembung Paseser dan Taman Wisata Laut Labuhan, Kabupaten Bangkalan (6/24)
Mengusung tema global “Restorasi Lahan, Penggurunan dan Ketahanan Terhadap Kekeringan” Pertamina EP Cepu Zona 11 tanam 100 pohon mangrove jenis Pemphis Acidula atau yang dikenal dengan nama Pohon Sentigi. Pohon ini umumnya tumbuh di pesisir pantai maupun di hutan mangrove.
Pohon Sentigi sendiri memiliki manfaat dapat menguatkan tanah, melindungi pantai terhadap angin kencang dan mencegah erosi pantai. Penanaman ini akan dilanjutkan secara berkala dengan target jumlah sebanyak 6500 pohon.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan SKK Migas Jabanusa, Dimas Ario Rudhi Pear dan Nuri Setyaningrum, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Timur, Jempin Marbun, S.H, M.H, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangkalan, Anang Yulianto H.P., AP, Manager HSSE PERTAMINA EP Cepu Zona 11, Agus Sucahyo, Perwakilan HSSE Regional 4, Manager Poleng Field, Kuwat Riyanto, Pjs. Manager WMO, Basuki Rahmat, Perwakilan pemerintah Desa Lembung Paseser dan Desa Labuhan, serta perwakilan siswa-siswa SDN Lembung Paseser dan SDN Labuhan.
Kuwat Riyanto selaku Manager Field Poleng menyampaikan “Banyak perubahan lingkungan yang terjadi saat ini. Melalui kegiatan ini sebagai langkah kita dalam menjaga kelestarian lingkungan termasuk diwilayah pesisir pantai Lembung Paseser ini”.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi minyak dan gas bumi, Pertamina EP Cepu Zona 11, Regional Indonesia Timur dalam operasinya selalu mengutamakan kelestarian lingkungan salah satunya melalui kegiatan penanaman pohon yang dilakukan secara rutin setiap tahunnya. Kegiatan ini juga sebagai komitmen perusahaan dalam menerapkan standar pengelolaan bisnis yang mengedepankan Environmental, Social dan Governance (ESG).
“Acara ini juga bertujuan untuk mensosialisakan kepada masyarakat terkait penyelesaian krisis iklim dengan inovasi dan prinsip berkeadilan. Dengan adanya acara ini dapat memberikan harapan untuk kebermanfaatan bagi kelestarian lingkungan utamanya di wilayah Kabupaten Bangkalan” ujar Agus Sucahyo, Manager HSSE Pertamina EP Cepu Zona 11.
Pada kesempatan ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Timur, Jempin Marbun menyampaikan “Kegiatan ini merupakan suatu nilai yang besar bagi kami. Ini merupakan bagian dari inovasi yang terus dilakukan oleh pertamina”. Jempin juga mengungkapan terima kasih kepada Pertamina yang selalu menjaga komitmennya sebagai dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Selain penanaman pohon, rangkaian acara peringatan Hari Lingkungan Hidup dan Hari Mangrove Sedunia ini juga dilengkapi dengan Bersih-bersih Pantai, dan Penandaan Burung. Jenis-jenis burung yang ditangkap dan dilepaskan kembali adalah burung Gelatik Jawa, Cinenen Jawa, Cinenen Pisang, Raja Udang-Meninting, Cekakak Australia.
Kegiatan ini juga sebagai aksi nyata Pertamina EP Cepu Zona 11 untuk mencapai target SDG-14 yakni melestarikan dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya kelautan dan samudera.
Rangkaian kegiatan ini juga melibatkan siswa-siswi SDN Lembung Paseser dan SDN Labuhan, yang bertujuan untuk mengedukasi siswa untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Menurut Basuki Rahmat, Pjs Field Manajer PHE WMO, keterlibatan siswa-siswi dalam kegiatan ini merupakan langkah penting dalam melakukan regenerasi yang diharapkan dapat tumbuh generasi selanjutnya dalam melakukan inisiasi-inisiasi kebaikan untuk kepentingan lingkungan dan masyarakat umumnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh perwakilan pemerintah Desa Lembung Paseser dan Desa Labuhan atas kontribusi besar dari Pertamina dalam menjaga kelestarian ekosistem di wilayah pesisir pantai Bangkalan ini. (ted)






