Bangkalan (beritajatim.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Trunojoyo Bergerak menggelar demonstrasi menolak masa jabatan Presiden tiga periode dengan memblokade akses jembatan Suramadu sisi Madura. Akibatnya, kelancaran arus lalu lintas baik dari Madura menuju Surabaya atau sebaliknya terganggu selama beberapa menit.
“Dengan tegas kami menolak rencana perpanjangan masa jabatan Presiden hingga 3 periode, karena itu melanggar konstitusi,” teriak koordinator aksi, Abdurrahman Wahid saat berada di Jembatan Suramadu, Senin (11/4/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”demo”]
Aksi demo mahasiswa Trunojoyo Bergerak ini juga membawa beberapa tuntutan lainya, diantaranya menolak kenaikan harga BBM dan mahalnya minyak goreng di pasaran. “Pemerintah seharusnya mengambil kebijakan yang pro rakyat bukan sebaliknya,” tegasnya.
Ia menambahkan, dengan mahalnya minyak goreng dan terkadang langka di pasaran belakangan hari ini, diduga tidak terlepas adanya campur tangan mafia minyak goreng. Oleh sebab itu, pemerintah harus tegas dan menangkap oknum yang mementingkan keuntungan pribadi dibalik mahalnya minyak goreng. “Tangkap mafia minyak goreng,” teriak pendemo.
Setelah berorasi dan memblokade akses jalan raya jembatan Suramadu, mahasiswa kemudian bergeser menuju gedung DPRD Bangkalan untuk melakukan aksi dan orasi serupa.[sar/kun]






