Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) didorong menjadi inovator muda yang berani menggabungkan teknologi dan kreativitas.
Dorongan itu muncul dalam gelaran Airlangga Career & Internship Series yang dihelat Pusat Pembinaan Karier dan Alumni (PPKA) Unair pada 7 November 2025, bersama PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling).
Acara bertema “When Technology Meets Creativity” ini mematahkan pandangan lama, bahwa teknologi tak hanya soal teknis, tetapi harus didorong imajinasi untuk menciptakan solusi berdampak.
Assistant Manager Pertamina Drilling, Ade Barkah, yang hadir sebagai pembicara utama menegaskan pentingnya kreativitas dalam mengarahkan inovasi.
“Teknologi memberi kita alat, tetapi kreativitas memberi kita arah,” katanya, dikutip Rabu (19/11/2025).
Diskusi utama berfokus pada pentingnya growth mindset atau keyakinan bahwa kemampuan dapat terus diasah. Mahasiswa diminta tak berpuas diri pada tugas kuliah semata.
Dengan kata lain, mereka harus berani menciptakan tantangan baru dan berpikir bagaimana mencoba hal yang belum dilakukan orang lain.
Pertamina Drilling memaparkan sejumlah terobosan nyata di dunia industri yang menggabungkan AI dan program berkelanjutan. Salah satunya, AI-See-U, sistem CCTV berbasis kecerdasan buatan (AI).
Fungsinya yaitu memantau aktivitas kerja real time dan mampu mendeteksi pelanggaran keselamatan, seperti pekerja yang tidak mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).
Di bidang ekonomi sirkular, Pertamina Drilling memiliki inisiatif GUD × UBUKI (Gear Upcycling Drilling). Program ini mengubah coverall (pakaian kerja) bekas menjadi tas dan aksesori kreatif. Tujuannya tak hanya mengurangi limbah industri, tetapi juga menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar.
Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan Solar Water Treatment di Kampung Posa, Papua Barat Daya. Inovasi ini merupakan teknologi pemurnian air berbasis tenaga surya dan arang aktif dari bonggol jagung, memastikan akses air bersih bagi warga.
Koordinator Bidang Karir PKKA Unair, Lina Nugraha Rani, SE., M. SEI, menekankan bahwa masa depan dunia teknik menuntut keberanian berkreasi.
“Kami ingin mahasiswa berani menjadi pionir di persimpangan antara teknologi dan kreativitas,” tutup Lina.
Kemitraan ini menegaskan komitmen Pertamina Drilling sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina. Perusahaan ini terus memperkuat budaya inovasi berkelanjutan melalui Knowledge Management dan Continuous Improvement, sejalan dengan semangat “Empowering Drilling Innovation”. [ipl/but]






