Jakarta (beritajatim.com) – PT Pertamina Gas (Pertagas) merayakan hari jadi ke-19 dengan mempertegas komitmen dalam menghadirkan energi yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. Selama hampir dua dekade, perusahaan ini bertransformasi menjadi penggerak utama infrastruktur midstream yang memastikan aliran energi dari sumber produksi menjangkau berbagai sektor strategis.
Energi yang dialirkan tersebut melayani kebutuhan rumah tangga, UMKM, pembangkit listrik, hingga industri skala besar di seluruh wilayah Tanah Air. Keberadaan infrastruktur ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional agar tetap berjalan secara optimal di berbagai daerah.
“Energi yang kami salurkan menyalakan rumah tangga, menggerakkan industri, membuka lapangan kerja, dan menjaga ekonomi tetap berjalan. Itulah makna keberadaan Pertagas bagi masyarakat. Perjalanan 19 tahun mencerminkan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” kata Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring.
Sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, Pertagas mengelola jaringan pipa transmisi gas sepanjang 2.730 km dan pipa transmisi minyak sejauh 605 km. Fasilitas pendukung ini mendukung hilirisasi nasional dengan menyediakan bahan baku untuk industri pupuk, petrokimia, baja, hingga operasional kilang.
Perusahaan juga berperan dalam mendukung lifting minyak nasional melalui layanan transportasi yang aman dan andal serta regasifikasi LNG. Langkah ini menjamin fleksibilitas pasokan energi domestik guna menjaga ketahanan energi nasional dalam jangka panjang secara berkelanjutan.
Volume transportasi gas bumi Pertagas sepanjang 2025 tercatat melampaui 1.590 MMSCFD atau mengalami pertumbuhan sekitar 4 persen dibandingkan capaian tahun 2024. Sementara itu, volume transportasi minyak mencapai lebih dari 174 ribu BOPD dengan peningkatan sebesar 8% dari perolehan tahun sebelumnya.
Tren pertumbuhan volume tersebut mencerminkan peningkatan aktivitas industri, operasional kilang, dan kebutuhan pembangkit listrik nasional yang semakin dinamis. Capaian ini memantapkan posisi perusahaan sebagai tulang punggung distribusi energi yang sangat vital di seluruh wilayah Indonesia.
Gas bumi kini diposisikan sebagai energi transisi yang memiliki peran krusial dalam upaya menurunkan emisi karbon dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Pertagas secara aktif mendukung target dekarbonisasi nasional dengan memastikan ketersediaan energi yang lebih bersih bagi berbagai sektor industri strategis.
Strategi perusahaan saat ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan ketahanan energi serta kemandirian ekonomi. Ketahanan energi menjadi fondasi utama bagi stabilitas sosial dan peningkatan kualitas hidup seluruh lapisan rakyat Indonesia di masa depan.
Menuju visi Indonesia Emas 2045, Pertagas terus berinovasi dalam memperkuat infrastruktur dan meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pemangku kepentingan. Fokus utama perusahaan tetap tertuju pada pemerataan akses energi yang aman dan berkelanjutan bagi kesejahteraan rakyat Indonesia secara merata.
“Menuju Indonesia Emas 2045, energi harus hadir secara merata, aman, dan berkelanjutan. Pertagas akan terus memperkuat infrastruktur, meningkatkan layanan, dan berinovasi agar energi benar-benar menjadi penggerak kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata Indra P. Sembiring. [hen/beq]






