Surabaya (beritajatim.com) – Ujian berat menanti Persik Kediri saat memasuki pekan ke-18 Super League 2025/2026. Macan Putih harus menempuh perjalanan panjang ke Ternate untuk menantang Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (24/1/2026) pukul 13.30 WIB.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, memastikan timnya tidak datang sebagai pelengkap. Persiapan matang telah dilakukan, termasuk analisis mendalam terhadap kekuatan Malut United yang dikenal sebagai salah satu tim dengan nilai pasar pemain tertinggi di Liga 1 musim ini.
“Malut United punya pemain-pemain berkualitas dan dikenal sebagai salah satu tim dengan nilai pemain tertinggi di Liga 1. Namun, kami sudah memahami cara bermain mereka, termasuk kelebihan dan kekurangannya,” ujar Marcos Reina.
Ia menambahkan, para pemain anyar yang didatangkan Persik pada putaran kedua telah dipersiapkan secara khusus untuk laga ini. Tren positif dalam tiga pertandingan terakhir disebut menjadi modal penting bagi timnya menghadapi laga tandang.
“Dalam tiga laga sebelumnya kami tampil cukup baik. Target kami jelas, datang ke Ternate untuk meraih kemenangan,” tegasnya.
Optimisme serupa disampaikan pemain Persik Kediri, Ezra Walian. Ia mengakui kekuatan Malut United yang dinilai solid di setiap lini, namun menegaskan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh satu atau dua individu.
“Malut United memiliki banyak pemain bagus. Tetapi saya percaya pada tim kami. Sepak bola adalah permainan kolektif. Semua pemain punya peran, dan hasil pertandingan kadang ditentukan oleh hal-hal yang tidak terduga,” kata Ezra.
Di sisi lain, Malut United juga menyatakan kesiapan penuh menatap laga perdana putaran kedua. Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menyebut timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh dari pertandingan sebelumnya.
“Evaluasi sudah kami lakukan. Persiapan berjalan baik dan secara umum kami siap menghadapi Persik Kediri,” ucap Hendri.
Ia menilai antusiasme pemainnya cukup tinggi jelang menghadapi Macan Putih. Pengalaman selama putaran pertama dijadikan bekal untuk tampil lebih konsisten pada paruh musim kedua.
“Kami banyak belajar sepanjang setengah musim ini. Para pemain menunjukkan keseriusan dan antusiasme tinggi menyambut putaran kedua,” tambahnya.
Saat ini, Malut United menempati posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 34 poin. Sementara Persik Kediri berada di peringkat ke-13 dengan raihan 19 poin.
Dalam catatan pertemuan, kedua tim telah saling berhadapan sebanyak tiga kali. Malut United pernah menang 2-1 atas Persik di Stadion Gelora Kie Raha pada Sabtu (25/1/2025). Hasil imbang tanpa gol tercipta saat Persik menjamu Malut United di Stadion Brawijaya, Minggu (25/8/2024). Namun, pada pertemuan pertama musim ini, Persik Kediri sukses menaklukkan Malut United 2-1 di kandang sendiri, Jumat (12/9/2025).
“Para pemain Malut United memiliki mental yang sudah teruji. Mereka tentu tidak ingin kalah lagi. Saya yakin mereka akan memberikan yang terbaik di lapangan,” pungkas Hendri. (faw/but)






