Kediri (beritajatim.com) – Di kesebelasan Persik Kediri, nomor punggung 12 sudah lama dikeramatkan dan tidak ada pemain yang memakainya.
Terakhir, nomor punggung 12 itu dipakai oleh legenda Persik Kediri Harianto. Tetapi sejak tahun 2017 sudah tidak ada lagi.
Ya, karena sang legenda hidup Persik Kediri Harianto itu telah mendedikasikan nomor punggungnya 12 untuk para suporter.
Persembahan nomor punggung 12 milik Harianto tersebut disampaikan oleh LOC Persik Kediri Tri Widodo di sela pertandingan uji coba Persik vs Madura United di Stadion Brawijaya Kediri, Sabtu (16/6/2023).
Baca Juga : Persik Kediri Siap Laga Uji Coba di Kandang, Ini Lawannya
“Nomor punggung 12 milik legenda Persik Kediri Harianto dikeramatkan, karena diperuntukkan untuk para suporter, ” seru Tri Widodo saat jeda pertandingan babak pertama.
Dengan demikian, nomor 12 sudah menjadi milik Persik Mania, suporter Persik Kediri. Hal ini sebagai bentuk penghormatan terhadap loyalitas Persik Mania saat mendukung Macan Putih.
Setelah nomor punggung 12 dipensiunkan, maka tidak ada pemain Persik Kediri yang menggunakan nomor punggung Harianto itu sepanjang kompetisi Liga 1 2023/2024.
Para pemain yang menyukai dan ingin menggunakan nomor 12 di Persik Kediri pun harus menghormati keputusan klub dan akhirnya menggunakan identitas angka lain.
Baca Juga : Persik Kediri Dihajar Dewa United 3-1 dalam Partai Uji Coba
Sebenarnya, jersey bernomor punggung 12 milik Harianto itu sudah dimuseumkan sejak 2017 silam. Sejak saat itu, sudah tidak ada lagi pemain yang memakainya sebagai penghargaan kepada mantan kapten Persik itu.
Bagi Persik Mania, kurang afdol rasanya jika tidak mengenal sosok Harianto. Dia adalah Hariyanto, mantan gelandang serang Persik Kediri.
Hariyanto adalah pemain yang berjasa karena ikut mengantarkan Persik Kediri meraih tiga kali juara. Pertama, juara Divisi 1, Juara Divisi Utama 2003 dan Juara Liga Super 2006.
Sebagai juara Liga Super 2006, Macan Putih pun menjadi wakil Indonesia untuk menjadi salah satu kontestan yang tampil di ajang Piala Champions Asia 2007, melawan klub asal Australia dan Jepang.
Baca Juga : Kapten Persik Kediri Tanggapi Jadwal Liga 1 2023/2024
Sebelum berseragam Persik Kediri, Hariyanto sempat membela sejumlah klub elit di tanah air. Mulai dari, Persebaya Surabaya, Mitra Surabaya, Persija, dan Arema. Kemudian, Persik Kediri menjadi tim paling berkesan dalam hidupnya. [nm/ted].






