Bojonegoro (beritajatim.com) – Eko Setiawan yang pernah menjabat sebagai CEO Persibo Bojonegoro dituding netizen turut campur tangan dalam pertandingan Persibo Bojonegoro melawan Deltras FC yang berujung ricuh pada Senin (13/1/2025).
Eko Setiawan yang juga menjabat sebagai Exco PSSI itu dianggap telah memesan kemenangan kepada pemimpin pertandingan agar bisa lolos ke 8 besar.
Salah satunya dengan membiarkan pemain Persibo Bojonegoro melakukan tendangan bebas dan berujung bola masuk ke gawang Deltras Sidoarjo pada perpanjang waktu.
Dalam postingan video yang diunggah di sosial media instagram @forumwasitindonesia_ sejumlah netizen menyebut bahwa bola yang masuk ke gawang Deltras FC yang dijaga Panggih Prio Sembodho itu tidak sah karena pemain Persibo Bojonegoro saat melakukan tendangan bebas tidak sesuai titik pelanggaran.

Selain tendangan bebas yang dilakukan tidak berada di titik pelanggaran, dalam laga terakhir grup 3 Liga 2 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo itu juga ada satu pemain Laskar Angling Dharma yang dinilai offside. Namun, wasit tidak menghentikan pertandingan saat ada pemain Persibo yang tercederai.
“Saya harap Exco nggak perlu jadi pengurus atau pemilik klub, rawan kepentingan,” komentar netizen @rizk***. Komentar tersebut kemudian mendapat beberapa tanggapan netizen yang menyebut bahwa Eko Setiawan sedang ‘memasak’ kondisi itu.
Sementara dikonfirmasi perihal pencatatan namanya yang dianggap melakukan pengaturan pertandingan itu, Exco PSSI Eko Setiawan tidak memberikan tanggapan. Konfirmasi yang dikirim jurnalis beritajatim.com melalui pesan WhatsApp maupun telepon tidak ada jawaban. [lus/beq]







1 Komentar
Mangkanya persimbok kok menangan ternyata…ada exco dicenter beknya