Ponorogo (beritajatim.com) – Optimisme menyelimuti Persepon Ponorogo menjelang laga kedua Grup P Liga 4 Jawa Timur.
Kemenangan 3-1 atas Persinga Ngawi di laga pembuka menjadi modal berharga bagi Laskar Suromenggolo untuk menghadapi Perspa Pacitan pada Rabu (8/1/2025) pukul 13.00 WIB di Stadion Gelora Batoro Katong.
Pelatih Persepon Ponorogo, Windu Wibowo, menyatakan bahwa jeda waktu yang singkat antara pertandingan pertama dan kedua dimanfaatkan sepenuhnya untuk memulihkan kondisi para pemain.
“Jeda satu hari ini kami gunakan untuk recovery pemain, agar mereka siap tampil optimal di pertandingan berikutnya,” ujar Windu pada Selasa (7/1/2025).
Meski begitu, Coach Windu mengungkapkan kemungkinan melakukan rotasi pemain dalam laga melawan Perspa Pacitan. Dengan kedalaman skuad yang memadai, ia melihat opsi rotasi sebagai keuntungan strategis untuk menjaga kebugaran tim.
“Kalau diperlukan, rotasi pemain akan kami lakukan. Kami punya skuad yang cukup banyak, dan itu menjadi keuntungan bagi kami saat melawan Pacitan,” tambahnya.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi, mengingat rivalitas historis antara kedua tim yang bertetangga. Namun, Coach Windu memilih untuk fokus pada aspek teknis, tanpa terganggu oleh nuansa emosional yang melingkupi pertemuan ini.
“Soal rivalitas, itu di luar teknis. Tugas kami adalah memaksimalkan strategi agar memberikan permainan terbaik,” tegas Windu.
Selain itu, Windu berharap cuaca mendukung jalannya pertandingan. Kondisi cuaca yang bersahabat diyakini dapat memberikan dampak positif, baik bagi timnya maupun bagi penonton yang menyaksikan langsung di stadion.
“Mudah-mudahan pertandingan besok tidak hujan, sehingga permainan bisa berjalan baik dan penonton dapat menikmatinya,” tutupnya.
Laga ini diharapkan menjadi ajang pembuktian bagi Persepon Ponorogo untuk mempertahankan tren positif dan melangkah lebih jauh di Liga 4 Jawa Timur.(end/ted)






