Magetan (beritajatim.com) – Selama kepemimpinan Suprawoto, Persatuan Sepak Bola Magetan (Persemag) tak kunjung bangkit. Janji kampanye Suprawoto untuk membangkitkan Persemag rupanya tak terwujud hingga akhir masa jabatannya bersama Nanik Endang Rusminiarti sebagai Bupati dan Wabup.
Tahun 2021, perjuangan tim berjuluk Macan Lawu itu terhenti di babak 32 besar. Langkah Persemag usai kalah melawan PSPK Pasuruan dengan skor 1-2 pada 29 November 2021 lalu.
Meski begitu, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Pesatuan Sepak Bola Deluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Magetan Sujatno mengaku bakal segera melangkah. Pria yang resmi menjadi Ketua Askab PSSI Magetan pada 21 Maret 2023 itu mengatakan bahwa masih terkendala anggaran.
“Dalam waktu dekat segera kami lantik pengurusnya ya. Ya memang ada kendala anggaran. Namun, kami harap nanti bisa dapat sponsor, khususnya untuk menghidupkan animo masyarakat untuk sepakbola Magetan,” kata Sujatno.
BACA JUGA: APBD-P 2023 Magetan Prioritas di Tiga Hal Berikut
Dia mengharap bisa menggelar pertandingan kelompok umur yakni usia 12 tahun dan 15 tahun, kemudian memastikan Persemag Magetan ikut Liga 3 dan menggelar kompetisi sepak bola senior.
“Ya anggarannya hanya ratusan juta. Itu masih kurang untuk kegiatan asosiasi saja. Doakan saja supaya dapat sponsor. Aamiin,” pungkas Sujatno. [fiq/nap]






