Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan menegaskan kesiapannya mengikuti format baru Liga 2 musim 2025/2026 yang tengah disiapkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi. Manajemen tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu menilai langkah tersebut sebagai upaya positif untuk meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola Tanah Air.
Presiden Persela, Fariz Julinar Maurisal, menyatakan dukungannya terhadap segala regulasi yang akan diterapkan oleh LIB maupun PSSI. “Tentunya kami selalu mendukung langkah seperti apa yang akan ditentukan oleh PT LIB dan PSSI ke depannya,” kata Fariz, Rabu (21/5/2025).
Rencana perubahan format tersebut sebelumnya telah disampaikan oleh Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus. Liga 2 musim depan akan diikuti 20 tim yang dibagi menjadi dua wilayah, barat dan timur, masing-masing terdiri dari 10 tim. Format ini berbeda dari musim sebelumnya yang diikuti oleh 26 tim dan dibagi dalam tiga grup.
Perubahan mencolok lainnya yakni sistem pertandingan yang akan menggunakan format triple round-robin. Artinya, setiap tim akan bertemu tiga kali dengan lawan yang sama dalam satu musim, sebuah sistem yang belum pernah diterapkan sebelumnya di sepak bola nasional.
Untuk aturan promosi dan degradasi, peringkat satu dari masing-masing wilayah akan langsung promosi ke Liga 1 sekaligus bertemu di partai final untuk memperebutkan gelar juara Liga 2. Sementara itu, peringkat dua dari tiap wilayah akan bertarung di babak play-off demi satu tiket promosi tersisa.
Sedangkan dua tim terbawah dari tiap wilayah akan menghadapi ancaman degradasi. Peringkat 10 akan langsung turun ke Liga 3, sementara peringkat 9 akan menjalani playoff degradasi.
Meski menyatakan dukungan, Fariz mengakui pihaknya masih menunggu rilis resmi dari PT LIB dan PSSI terkait format dan regulasi baru tersebut. “Untuk format dan regulasi, kami masih menunggu rilis resmi dari pihak PT LIB dan PSSI,” ujarnya. [fak/beq]






