Lamongan (beritajatim.com) – Menjelang laga tandang melawan Persiku Kudus dalam lanjutan Championship, skuad Persela Lamongan dihadapkan dengan dinamika besar pada internal tim, setelah mundurnya Fariz Julinar Maurisal dari posisi CEO.
Namun di tengah situasi tersebut, fokus skuad Persela tetap diarahkan pada upaya bangkit setelah kekalahan 0-1 dari Kendal Tornado FC pekan lalu.
Asisten pelatih Persela, Ragil Sudirman, menegaskan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur. Proses latihan selama beberapa hari terakhir berjalan optimal dan membuat tim semakin termotivasi untuk mencuri poin di Stadion Wergu Wetan.
“Kita tetap mengharapkan semua pemain main fight dan kerja keras, karena kita main di kandang lawan,” kata Ragil, Sabtu (22/11/2025).
Dari 21 pemain yang diboyong ke Kudus, dua nama harus absen. Gelandang kreatif Hambali Tolib terkena akumulasi kartu kuning, sedangkan bek senior Hasyim Kipuw masih menjalani sanksi kartu merah usai laga melawan Deltras Sidoarjo.
Meski demikian, Ragil menilai kondisi ini tidak menjadi hambatan berarti. Dengan kedalaman skuad yang cukup baik, Persela memiliki alternatif di beberapa posisi kunci.
Terkait kondisi internal tim setelah mundurnya sang CEO, Ragil memastikan ruang ganti tetap kondusif.Menurutnya, para pemain menjaga profesionalisme penuh, demi target mengembalikan Persela ke jalur kemenangan.
“Situasi pemain tidak ada masalah. Profesional aja. Karena ini sudah menjadi pekerjaan pemain,” ucapnya. (fak/ted)






