Surabaya (beritajatim.com) – Pertandingan seru tersaji saat Persib Bandung bertandang ke markas Persebaya Surabaya, Sabtu (1/3/2025) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Laga ini berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Bajul Ijo.
Meski berstatus tim tamu, Pangeran Biru tak gentar menggebrak sejak menit awal. Duet maut Ciro Alves dan David da Silva langsung menjadi ancaman nyata bagi lini belakang Persebaya.
Bajul Ijo dibuat pontang-panting menghadapi serangan cepat dan terkoordinasi dari Persib, yang tampak haus gol sejak peluit pertama dibunyikan.
Namun, dominasi Persib tak berlangsung lama. Persebaya, dengan ketenangan khas mereka, perlahan bangkit dari tekanan. Bajul Ijo mulai menemukan ritme permainan, menguasai bola, dan menciptakan peluang demi peluang.
Sayangnya, meski berhasil mengendalikan jalannya laga, ketajaman mereka di depan gawang Persib masih tumpul.
Peluang emas pertama Persebaya datang di menit ke-34 lewat aksi Ardi Idrus. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti menggetarkan jantung pendukung Persib, tapi kiper Kevin Mendoza tampil sigap menggagalkan peluang tersebut.
Tak lama berselang, di menit ke-40, Flavio Silva, striker asal Portugal milik Persebaya, melepaskan tembakan roket yang tak kalah ganas. Namun, lagi-lagi Mendoza menjadi tembok kokoh bagi Persib, memastikan gawangnya tetap perawan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persib langsung tancap gas. Tyronne Del Pino mencoba membuka keunggulan dengan umpan matang ke kotak penalti Persebaya, tapi David da Silva gagal menyambutnya dengan sempurna.
Persebaya tak tinggal diam. Di menit ke-51, Arief Catur Pamungkas mengancam gawang Persib dengan sepakan keras, namun Mendoza kembali menunjukkan kelasnya sebagai penjaga gawang andalan.
Klimaks pertandingan terjadi di menit ke-61. Persebaya akhirnya memecah kebuntuan, meski dengan sedikit bumbu drama. Umpan silang apik dari Catur Pamungkas sebenarnya ingin dihalau Marc Klok, tapi bola justru berbelok masuk ke gawang Persib.
Gol bunuh diri itu membuat Persebaya unggul 1-0, sekaligus memicu sorak sorai pendukung tuan rumah.
Persib Bandung melakukan pergantian “aneh” pada 15 menit terakhir babak kedua. Mereka mengganti kiper andalan Kevin Mendoza dengan Putra Sheva Sanggasi, kiper muda berusia 20 tahun yang langsung diuji di laga panas ini.
Namun, mimpi buruk Persib dimulai di menit 79. Persebaya menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat aksi ciamik Rizkly Dwi Pangestu. Menerima umpan matang dari Francisco Rivera, Rizkly mempermainkan bola sebelum melepaskan tendangan kaki kanan yang tak mampu dihalau Putra Sheva.
Belum pulih dari guncangan, Persib kembali dikejutkan tiga menit berselang. Bruno Moreira mencatatkan namanya di papan skor pada menit 82.
Bermula dari serangan balik kilat, solo run memukau Bruno diakhiri dengan finishing elegan yang membuat Putra Sheva hanya bisa mematung. Skor menjadi 3-0, Persebaya berpesta!
Persib tak menyerah. Di menit 89, Ryan Kurnia menjadi penyelamat harapan Maung Bandung. Memanfaatkan assist brilian dari Ciro Alves, Ryan berhasil mengecoh kiper Persebaya Ernando Ari sekaligus memperkecil skor menjadi 3-1. Semangat pun kembali membara di kubu Persib.
Tapi, Bajul Ijo tak mau pesta mereka dirusak. Di menit 90+2, Francisco Rivera menghancurkan impian Persib dengan gol spektakuler.
Bermula dari serangan balik yang dipimpin Bruno Moreira, sang kapten mengirim umpan manis kepada Rivera. Dihadang tiga bek Persib, Rivera tetap tenang dan melepaskan tembakan parabola indah yang tak bisa dijangkau Putra Sheva. Skor menjadi 4-1, Persebaya tak terbendung!
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-1 untuk Persebaya menjadi penutup malam yang pahit bagi Persib Bandung. (faw/kun)






