Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya berhasil memutus rantai kekalahan selama 6 kali berturut-turut. Tim Bajul Ijo menundukkan Persikabo 1973, dengan skor 3-2 pada pekan tunda BRI Liga 1, Sabtu (25/3/2023), di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik.
Di babak pertama Persebaya hanya bisa menahan imbang. Tim asuhan Aji Santoso sedikit kesusahan melakukan serangan ke pertahanan Persikabo. Namun beruntung Persebaya melalui Paulo Victor berhasil membobol gawang M Dicky Indra di menit ke 30.
Hanya saja, satu menit berikutnya gawang Persebaya yang dijaga Ernando Ari ganti dibobol oleh R Kurnia. Tepatnya pada menit ke 31. Di babak kedua Aji Santoso meroling pemainnya. M Supriadi digantikan oleh Ahmad Nufiandani. Permainan cukup berubah. Persebaya terus melakukan serangan ke gawang Persikabo.
BACA JUGA:
Persebaya Diuntungkan, Persikabo 1973 Jarang Menang saat Away
Namun sayang, di menit ke 56 gawang Ernando Ari kembali bobol. Pemain asing Persikabo Perdro Henrique berhasil mengubah poin dan membuat Persikabo unggul di awal babak kedua. Persebaya tak patah semangat. Mereka terus berambisi dengan melakukan serangan bertubi-tubi.
Upaya ini berbuah manis. Paulo Victor kembali mencetak gol. Kedudukan menjadi sama 2-2. Di menit ke 76, Persikabo harus menyerah dengan kesalahan di kotak penalti Persebaya. Pemain asal Portugal Ze Valente mendapatkan bonus gol penalti. Skor menjadi 3-2 untuk Persebaya.
BACA JUGA:
Persebaya Bertekad Bangkit Lawan Persikabo 1973
Hingga tambahan waktu 6 menit, Persikabo 1973 belum bisa mengubah skor. Persebaya unggul hingga akhir babak. Sayangnya di akhir pertandingan atau menit ke 90+8 Rizwan Luahin melakukan pelanggaran dengan menyerang pemain Persikabo 1973. Insiden ini berakhir kartu merah. Tentu saja saat melawan PSIS Semarang nanti Riswan Lauhan tak bisa turun. [way/suf]






