Surabaya (beritajatim.com) – Selama jeda libur dua minggu, Pelatih Persebaya, Paul Munster, memilih untuk tidak menggelar uji coba dengan tim internal maupun tim dari Liga 2 atau Liga 3. Menurut pelatih berusia 42 tahun ini, sesi latihan internal antara pemain Persebaya lebih efektif dalam mempersiapkan tim.
Munster menilai bahwa persaingan antar pemain di dalam tim untuk memperebutkan posisi di lapangan lebih penting daripada uji coba melawan tim lain. Ia fokus meningkatkan mental dan fisik pemain secara individu. “Kita akan bermain melawan satu sama lain. Terkadang lebih kuat ketika kita melakukan 11 vs 11 dengan pemain kita sendiri. Persaingan akan lebih tinggi, semua orang berjuang untuk bermain,” kata Munster.
Dengan waktu persiapan panjang sebelum menghadapi Persija Jakarta pada 22 November mendatang di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Munster masih belum tertarik untuk latihan bersama tim lain. “Saya tidak membutuhkan tim Liga 2 atau Liga 3,” ungkapnya.
Pelatih asal Irlandia Utara itu ingin timnya tetap fokus pada penguatan internal untuk menyambut laga kandang melawan Persija. Munster juga menaruh harapan besar kepada dukungan suporter Bajol Ijo, Bonek dan Bonita, untuk memenuhi stadion dan memberikan dorongan semangat bagi para pemain.
“Seperti yang aku katakan, kita akan melihat Persija, tapi fokus utama tetap pada tim kita sendiri. Apalagi ini kandang. Saya sangat berharap stadion penuh dengan Bonek Bonita. Kita butuh pemain ke-12 di game ini,” tutup Munster. [way/but]






