Surabaya (beritajatim.com) – Di atas kertas, Persebaya Surabaya lebih diunggulkan saat menjamu Dewa United di Stadion Gelora Joko Samudro di Gresik, Sabtu (15/4) malam. Namun Persebaya juga harus berhati-hati. Jika tidak ingin bernasib seperti Persis Solo yang pernah ditumbangkan Dewa United.
Dewa United merupakan salah satu tim paling lemah di Liga 1 musim ini. Skuad yang bermarkas di Tangerang itu duduk di peringkat 17 di klasemen sementara. Hanya meraih delapan kemenangan dari 33 pertandingan yang sudah dilalui. Sudah 16 kali mereka kalah.
Dewa United cukup beruntung. Sebab Liga 1 musim ini dipastikan tidak ada tim yang terdegradasi. Jika tidak, mereka akan kembali ke habitat aslinya di Liga 2.
Rekor mereka saat away juga tak istimewa. Dari total 16 pertandingan tandang, sembilan di antaranya berakhir dengan kekalahan. Namun, bukan berarti mereka tidak pernah menang. Dewa United tercatat meraih empat kemenangan ketika tandang.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/bmkg-beri-peringatan-dini-gempa-susulan-di-perairan-tuban/
Persis Solo, Persikabo 1973, PSS Sleman, dan Rans Nusantara adalah korban mereka musim ini. Bahkan, Persis takluk di tangan Dewa United di pekan pertama Liga 1 pada 25 Juli 2022 lalu. Dewa United yang saat itu masih dilatih Nil Maizar, menang 3-2.
Ketiga golnya dicetak Karim Rossi, Natanael Siringoringo, dan gol bunuh diri Aaron Evans. Sementara dua gol Persis dicetak Gerard Artigas dan Gavin Kwan.
Kini giliran Persebaya yang akan menjadi lawan Dewa United. Pertandingan ini sekaligus menjadi pemungkas bagi kedua tim di Liga 1 2022/2023. Dalam putaran pertama lalu pada 24 Desember 2022, Persebaya mengalahkan Dewa United dengan skor 2-1.
Sekarang, Persebaya akan bertindak sebagai tuan rumah. Mereka wajib waspada jika tidak ingin bernasib seperti Persis Solo. (sya/kun)






