Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya hanya bisa menahan Rans Nusantara. Meski meraih 1 poin dari hasil imbang, pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku serasa kalah.
Aji menyoroti 2 gol ke gawang Persebaya yang berlangsung cepat. Hanya dalam tempo beberapa menit. Kemenangan yang sudah di depan mata pun menjadi sirna.
“Saya sampaikan, minimal dapat satu poin dan itu tercapai. Tapi pertandingan ini berasa seperti kalah. Karena sudah 0-2. Terjadi kebobolan karena kesalahan para pemain,” ungkap Aji, Selasa (28/2/2023).
Menurutnya, dua gol ini diakui pelatih asal Malang ini adalah kesalahan para punggawanya. Gol pertama Rans Nusantara, Alta Ballah gagal mengantisipasi pergerakan dari Edo. Sedang gol yang kedua adalah kesalahan dari Makan Konate.
“Sebelumnya para pemain ini sudah saya katakan berkali- kali saat latihan dan meeting, jangan sampai melakukan pelanggaran sepertiga pertahanan. Ternyata masih dilakukan. Tapi dari penampilan ini, saya tetap bersyukur sudah dapat poin minimal,” imbuhnya, Selasa (28/2/2023).
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Sementara itu Rizki Ridho, pemain asli Surabaya menambahkan, hasil seri ini masih dirasa kurang memuaskan. Apalagi harus kebobolan di menit akhir.
“Tentu ada rasa kecewa, karena harusnya kita menang. Di awal sudah unggul 2-0 tapi kemasukan. Tapi ya sudah terjadi. Kami fokus di pertandingan berikutnya,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, Persebaya Surabaya menahan imbang Rans Nusantara. Tim asal Kota Surabaya ini membawa pulang 1 poin untuk pertandingan di minggu ke-26 BRI Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (28/2/2023). [way/but]






