Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya kembali gagal meraih kemenangan di kandang sendiri usai ditaklukkan Bali United dengan skor 1-3 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (23/5/2025). Hasil ini sekaligus menutup musim dengan catatan pahit, terlebih karena laga tersebut menjadi pertandingan perpisahan untuk gelandang Muhammad Hidayat.
Asisten Pelatih Persebaya, Uston Nawawi, tak menutupi rasa kecewanya atas hasil tersebut. Ia mengakui para pemain telah berjuang keras, namun tetap belum mampu memberikan kemenangan sebagai hadiah untuk Hidayat.
“Tentunya kita semua kecewa tidak bisa memberikan kado perpisahan bagus ke Hidayat, tapi saya apresiasi pemain untuk untuk mendapatkan poin maksimal,” ungkap Uston usai pertandingan.
Uston menyebut Persebaya sebenarnya memiliki banyak peluang, namun penyelesaian akhir belum cukup tajam untuk menembus pertahanan Bali United yang dikawal ketat oleh kiper Adilson Maringga.
“Kita sebenarnya tahu cara bermainnya Bali tapi ada kesalahan kita sendiri. Padahal kita menciptakan banyak peluang dan berusaha memberikan perubahan tapi gagal. Tapi saya memberikan apresiasi kepada pemain dan Rivera bisa memberikan 1 gol,” imbuhnya.
Pemain asal Meksiko, Francisco Rivera, turut menyampaikan komentar usai mencetak satu-satunya gol bagi Persebaya. Rivera mengakui laga ini berjalan berat karena Bali United tampil solid dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik.
“Kami tahu mereka counter attack juga, bola kedua gol dari mereka sangat sulit dan kami berusaha untuk bangkit mencetak gol jadi sangat sulit di pertandingan terakhir,” ucap Rivera.
Dalam pertandingan tersebut, Bali United unggul cepat lewat gol Irfan Jaya di menit ke-4, disusul gol Rahmad Arjuna di menit ke-27 dan B. Kopitovic di menit ke-82. Sementara satu-satunya gol Persebaya dicetak Francisco Rivera di menit ke-66. [way/ian]






